Pramuka Peduli

Peringati WCD, Pramuka se-Indonesia Diimbau Bersihkan Sampah

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Bersih-bersih Sedunia atau World Cleanup Day (WCD) pada 15 September 2018, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengajak seluruh jajaran Pramuka di daerah untuk menyukseskan acara tersebut dengan melakukan aksi gerakan bersih-bersih di lingkungan masing-masing. WCD merupakan gerakan global yang bertujuan membebaskan bumi dari segala macam sampah. Pramuka sebagai bagian dari masyarakat dunia, juga punya kepedulian tinggi terhadap persoalan lingkungan, seperti membebaskan lingkungan dari sampah. Aksi ini akan dilakukan secara nasional. “Melalui surat edaran yang sudah kita sebar ke setiap Kwarda dalam rangka memperingati WCD, Kwarnas mengajak seluruh jajaran Pramuka untuk melakukan aksi bersih-bersih sampah secara nasional. Minimal dilingkunga...

Ini Rekomendasi Pramuka Peduli yang akan Diajukan di Munas

JAKARTA – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sukses mengadakan pertemuan Pramuka Peduli Tingkat Nasional di Lanud Atang Sendjaja, Bogor, Jawa Barat 7-9 September 2018. Ini adalah kegiatan nasional terakhir yang diadakan Kwarnas pada masa kepemimpinan Kak Adhyaksa Dault sebelum Munas pada akhir September tahun ini. Banyak hal yang sudah didiskusikan berkaitan dengan persoalan Pramuka Peduli, baik dalam sisi kelebihan, kekurangan, tantangan maupun peluang yang dimiliki. Pertemuan ini juga dalam rangka mensolidkan gerakan Pramuka Peduli di seluruh Indonesia. Andalan Nasional Kwarnas Urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) Kak Ranggawisnu mengatakan dari hasil diskusi yang dibagi dua kelompok, ada sejumlah rekomendasi yang nantinya akan disampaikan di forum Munas Gerak...

Terima Kasih Korban Gempa Lombok Untuk Pramuka

LOMBOK– Para korban gempa Lombok mengapresiasi dan berterima kasih kepada Gerakan Pramuka atas segala perhatian dan bantuan yang diberikan. Seru Nuraidah, misalnya, mengucapkan terima kasih karena telah diberikan bantuan berupa tongkat penyangga tubuh. “Saya mengalami patah tulang karena gempa. Terima kasih Pramuka Peduli atas bantuannya,” ujar Seru Nuraidah, bocah 11 tahun dari Karanganyar, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (12/9/2018). Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka Urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana), Kak Eko Sulistio menjelaskan, pihaknya telah memberikan 10 tongkat penyangga tubuh kepada para korban gempa Lombok. Pihaknya juga telah membangun rumah darurat berukuran 3 X 4 meter untuk mereka. “Kami bahagia sekali dikasih rum...

Pramuka Bangun Sekolah Darurat di Lombok

LOMBOK – Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka telah membangun sekolah darurat di SDN 3 Bentek, Dusun Selelos, Desa Persiapan Selelos, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Ruang sekolah darurat untuk anak-anak korban gempa Lombok ini terbuat dari tenda pleton ukuran 4 X 12 meter lebih yang dibangun oleh para relawan Pramuka. Hal itu disampaikan Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka Urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana), Kak Eko Sulistio yang saat ini di berada di Lombok. Sekolah darurat itu memiliki 11 guru dan 126 murid. “Selain sekolah darurat, kita juga telah membangun 7 rumah darurat, masjid sementara, MCK darurat, tongkat penyanggah tubuh untuk korban patah tulang, dan kursi roda untuk korban yang sedang pemulihan patah tulang. Kita juga...

Pertemuan Pramuka Peduli Usulkan Kemah Bakti di Lombok

BOGOR – Pertemuan Pramuka Peduli Tingkat Nasional di Lanud Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor merekomendasikan waktu diadakannya Kemah Bakti di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam waktu dekat, menyusul bencana gempa bumi di daerah tersebut. Hal ini juga dilakukan agar ada gerakan nasional dalam hal penanganan bencana. “Ya tadi dari hasil diskusi kelompok kita ada rekomendasi untuk mengadakan Kemah Bakti di Lombok. Ini dilakukan agar tidak ada kesan kita bergerak sendiri-sendiri. Penanganan bencana memang harus jadi gerakan nasional,” ujar Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka Urusan Abdimasgana, Kak Kurnia Bakti, di Bogor, Sabtu (8/9). Dia menjelaskan, Kemah Bakti tersebut bisa dilaksanakan secara bertahap, tidak dalam satu waktu. Misalnya pada minggu pertama yang dat...

Dibuatkan Rumah Darurat, Warga Korban Gempa: Terima Kasih Pramuka

LOMBOK – Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka telah membuat rumah darurat untuk para korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu penerima rumah darurat, Leni, mengaku bahagia dan menyampaikan terima kasih karena telah dibangunkan rumah darurat yang akan ditinggalinya bersama keluarganya. “Kami bahagia sekali dikasih rumah sama Bapak-bapak Pramuka ini. Kita bersyukur sekali dikasih rumah ini. Terima kasih Pramuka,” ujar Kak Leni di Lombok, Sabtu (8/9/2018). Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka Urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana), Kak Eko Sulistio menjelaskan, rumah darurat yang dibuatnya itu untuk masyarakat korban gempa Lombok. Rumah darurat itu berukuran 3 meter X 4 meter. Kak Eko menambahkan, pihaknya ingin membangun 1000 rumah darurat un...

Basarnas: Pramuka Mitra Utama Kami

BOGOR – Komitmen Pramuka dalam penanganan bencana memang sudah diakui berbagai pihak. Pasalnya, Pramuka dinilai memilik kemampuan tidak kalah hebat dengan yang lain. Karena itu, Pramuka sangat dibutuhkan untuk bekerja sama membantu penanganan bencana. Hal itu sebagaimana dirasakan Kak Fajar Laksana Ginting, Rescue Basarnas DKI Jakarta. Ia mengakui, dalam melakukan penanganan bencana, Basarnas tidak bisa bekerja sendiri. Butuh bantuan dan kerja sama dari pihak lain, salah satunya adalah Gerakan Pramuka melalui Satgas Pramuka Peduli yang menjadi mitra utama pihaknya. “Untuk bisa memaksimalkan pencarian, Basarnas butuh banyak potensi. Kami tidak bisa bekerja sendirian. Basarnas butuh bidang atau lembaga lain untuk ikut membantu kami. Dan posisi Pramuka selalu menjadi prioritas kam...

Penanganan Bencana Tak Lengkap Tanpa Pramuka

BOGOR – Wakil Ketua Kwartir Nasional Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) Kak Muhammad Herindra membuka kegiatan Pertemuan Pramuka Peduli Tingkat Nasional di Lanud Atang Sendjaja, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 9 September 2018. Kegiatan ini dihadiri 100 anggota Satgas Pramuka Peduli seluruh Indonesia. Kak Herindra mengatakan, peran Pramuka Peduli di masyarakat sangat strategis dan dibutuhkan karena Indonesia termasuk salah satu negara yang rawan terkena bencana, baik banjir, longsor, gunung api, maupun gempa bumi seperti yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat baru-baru ini. Jenderal TNI bintang tiga ini menyebut, dalam setiap penanganan bencana Pramuka memang tidak sendirian, ada pihak-pihak lain yang selalu menjadi mitra Pramuka, yakni BNPB, Basarnas, TNI, Po...

Kerelawanan Pramuka Diminta Jadi Gerakan Nasional

BOGOR – Wakil Ketua Kwartir Nasional Bidang Renbangma Kak Marbawi Katon menyambut baik kegiatan Pertemuan Pramuka Peduli Tingkat Nasional di Lanud Atang Sendjaja, Bogor, Jawa Barat, 7-9 September 2018. Dia berharap kegiatan ini semakin memantapkan jati diri Pramuka sebagai relawan. Kak Marbawi mengatakan, tidak ada satu pun lembaga, perusahan, parpol, atau ormas yang memiliki spirit kerelawanan seperti Gerakan Pramuka. Namun, sayangnya kata dia, kerelawanan di Pramuka baru menjadi sifat, belum menjadi sebuah gerakan nasional. “Kerelawanan di Pramuka baru menjadi sifat yang bersifat pribadi belum menjadi gerakan nasional. Ini PR-nya. Buat rekomendasi yang bagus, jadikan sifat kerelawanan kita menjadi sebuah gerakan yang besar yang bisa mengembalikan semangat dari jiwa besar bang...

Bawa Bantuan, Kwarnas akan Kembali ke Lombok

JAKARTA – Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka akan kembali ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memberikan sejumlah bantuan kepada para korban gempa di Lombok Utara. Rencananya, rombongan Kwarnas akan tiba di Lombok pada 13 September 2018 dipimpin Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana Kak Herindra. “Kwarnas bersama Kak Herindra akan kembali mengunjungi Lombok guna mendistribusikan sejumlah bantuan,” ujar Andalan Nasional Kwarnas Urusan Abdimasgana, Kak Ranggawisnu, Kamis (6/9/2019). Selain memberikan bantuan, Kwarnas juga akan mengunjungi sekolah sementara yang dibuat Pramuka untuk anak-anak korban gempa Lombok. Sekolah itu sangat membantu anak-anak yang tidak bisa melakukan aktivitas belajar formal karena gedungnya roboh. “...

Kisah Relawan Pramuka yang Bapaknya Jadi Korban Gempa Lombok

LOMBOK UTARA – Namanya Kak Fathammubin (24 tahun), bapaknya meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan tembok saat terjadi gempa Lombok pada 5 Agustus 2018. Meski begitu, ia tak larut dalam kesedihan, segera ia bangkit dan ikut membantu korban gempa lainnya dengan menjadi relawan di Pos Bantuan Pramuka Peduli. “Pengalaman terburuk, bapak meninggal dengan cara yang tidak diduga, sampai ketiban tembok pagar tetangga. Kejadiannya pas gempa, 5 Agustus 2018, malam hari waktu beliau mau shalat Isya,” ujar Kak Fathammubin saat dihubungi, Minggu (2/9/2018). Ketua DKC Gerakan Pramuka Lombok Utara ini bercerita, sebelum pulang, almarhum berkunjung ke rumah keluarga terlebih dahulu. Ia duduk di samping tembok yang tinggi. “Karena beliau tidak pernah panik waktu gempa, ketika gempa beliau berdiri, ten...

Pramuka selalu Hadir Tangani Bencana karena Tiga Hal ini

JAKARTA – Loyalitas Pramuka dalam hal penanganan bencana tak perlu diragukan lagi. Di mana pun berada, Pramuka selalu hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana. Peran Pramuka kerap mendapat apresiasi dari sejumlah pihak karena dianggap konsisten bekerja dalam aksi kemanusiaan. Andalan Nasional Kwarnas Urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) Kak Rangga Wisnu mengatakan, ada tiga modal besar yang dimiliki Pramuka dalam setiap penanganan bencana melalui wadah Pramuka Peduli. Modal positif itu bisa jadi tidak dimiliki orang lain. Pertama, kata dia, Pramuka memiliki Dasa Darma sebagai landasan nilai yang utuh. Dengan 10 sikap dan perilaku yang harus dimiliki ini, Pramuka tanpa lelah membantu masyarakat di lapangan setiap kali terjadi bencana. Pasalnya, dalam Da...