Tahukah Kakak?

Tahukah Kakak?

Buku “Catatan Juang”: Sebuah Kajian, Bukan Sekedar Pujian

Kali ini saya akan berbagi dengan kakak-kakak Pramuka se-Indonesia tentang kepramukaan dan berbagai hal tentangnya. Saya akan bercerita tentang sebuah buku yang berjudul “Catatan Juang” yang ditulis oleh Fiersa Besari, seorang penulis, petualang, pemusik dan berbagai hal menarik lainnya. Pada dasarnya membaca sebuah buku juga bermakna membaca pemikiran sang penulis. Lewat buku, sang penulis mengutarakan ide, gagasan, cara pandang dan berbagai keresahan lainnya yang. Lewat buku, sang penulis membebaskan imajinasi dan cakrawala berfikirnya tentang melihat berbagai hal kecil di sekelilingnya. Boleh jadi, lewat buku, seorang penulis sedang belajar mengabadikan sebuah kenangan yang pernah terjadi di masa lalu. Hal inilah yang saya rasakan pertama kali ketika membaca buku “Catatan Juang; Sang Le...

Wagub Sulsel: Bugis-Makassar Punya Sejarah Kemaritiman yang Hebat

Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Kak Agus Arifin Nu’mang mengaku bangga karena United Nations Education, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) resmi menetapkan Perahu Phinisi menjadi warisan budaya dunia. Perahu Phinisi diputuskan sebagai warisan dunia, dalam sidang ke-12 Komite Warisan Budaya Tak Benda UNESCO yang digelar di Pulau Jeju, Korea Selatan, kemarin. Dengan demikian, kata Kak Agus, Sulawesi Selatan dengan ikon pinisinya makin diperhitungkan di mata dunia. Dengan penetapan ini, Indonesia kini memiliki sembilan elemen budaya dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO. Phinisi menjadi lambang dari teknik perkapalan tradisional negara Kepulauan. Phinisi adalah bagian dari sejarah dan adat istiadat masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Bu...

Kapusdiklatcab Bone Paparkan Dasa Darma dari Tahun ke Tahun

Bone, Sulawesi Selatan – Kepala Pusat Pendidikan Pelatihan Tingkat Cabang (Kapusdiklatcab) Bone, Kak Basrol, S.Pd di hadapan 79 orang yang menjadi peserta Kursus Pembina Pramuka Tingkat Mahir Dasar (KMD) memaparkan perubahan Dasa Darma dari tahun ke tahun. Dalam penjelasannya, Dasa Darma yang terdiri dari 10 point merupakan ketentuan moral bagi setiap Pramuka pada dasarnya beberapa kali mengalami perubahan. Pertama, pada tahun 1961 – 1966 berdasarkan lampiran Surat Keputusan Presiden No. 238 Tahun 1961 sebagai hasil rumusan Panitia V Pembentukan Gerakan Pramuka, bahwa point-point Dasa Darma adalah Pramuka itu: 1) dapat dipercaya; 2) setia; 3) sopan dan perwira; 4) sahabat sesama manusia dan saudara bagi tiap-tiap Pramuka; 5) penyayang sesama makhluk; 6) siap menolong dan wajib berjas...

Diikuti Pramuka Terbaik se-Indonesia, Begini Sulitnya Ikut Lomba Tingkat V Gerakan Pramuka

JAKARTA – Lomba Tingkat Lima (LT-V) adalah salah satu kegiatan paling bergengsi yang diselenggarakan Kwarnas Gerakan Pramuka. Peserta yang bisa mengikuti lomba ini adalah Regu Penggalang (usia 11-15 tahun) yang menjuarai LT-I (tingkat kelurahan), LT-II (tingkat kecamatan), LT-III (tingkat kota/kabupaten), dan LT-IV (tingkat provinsi). Kegiatan yang mengusung tema “Persaudaraan, Mandiri, Prestasi” ini akan diselenggarakan pada 22 – 28 Oktober 2017 di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta. Ibarat pertandingan sepakbola, LT-V adalah “Piala Dunianya” Pramuka. Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault menjelaskan, Lomba Tingkat Lima ini mempertemukan Regu Pramuka Penggalang terbaik se-Indonesia. Karena lomba ini sangat ketat, prinsip kejujuran, sportivitas, dan keadilan dalam ...

Siap-siap, Ada Lomba Tingkat V Nasional Sebentar Lagi!

JAKARTA – Kurang dari sebulan, Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Lima (LT-V) akan digelar. Lomba tingkat nasional kali ini akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur pada 22-28 Oktober 2017. Catat ya tanggalnya. LT-V merupakan pertemuan regu-regu Pramuka Penggalang dari satuan Pramuka atau dari berbagai satuan Pramuka dengan cara kreatif, rekreatif, dan edukatif dalam bentuk perlombaan tingkat nasional. LT-V diselenggarakan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka setiap lima tahun sekali, dengan peserta dari perwakilan masing-masing Kwartir Daerah se-Indonesia. LT-V 2017 diikuti regu Pramuka Penggalang berprestasi tinggi dari setiap Kwarda Gerakan Pramuka seluruh Indonesia. Mereka adalah para pemenang atau regu berprestasi tinggi dari LT-IV yang diadakan masing-masing...

Ini Nama-nama Panglima TNI dari Masa ke Masa

JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berulang tahun hari ini, 5 Oktober 2017, sudah melalui perjalanan sejarah yang panjang. Sejak lahir pada 5 Oktober 1945 silam, TNI sudah mengabdi untuk negeri selama 72 tahun. TNI hadir untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selama 72 tahun, TNI telah mengalami “patah tumbuh hilang berganti” pimpinan tertinggi. Hingga saat ini, tercatat ada 19 nama Panglima TNI. Berikut nama-nama Panglima TNI dari masa ke masa: 1. Letnan Jenderal Urip Sumohardjo 2. Jenderal Soedirman 3. Jenderal Major TB Simatupang 4. Jenderal TNI Abdul Haris Nasution 5. Jenderal TNI Soeharto 6. Jenderal TNI Maraden Panggabean 7. Jenderal TNI M. Jusuf 8. Jenderal TNI L.B. Moerdani 9. Jenderal TNI Try Sutrisno 10. Jenderal TNI Edi Sudradjat 11....

LT-V 2017 Lebih Menantang Dibanding LT-V 2012

Jakarta – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menggelar Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Lima (LT-V) di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur pada 22-28 Oktober 2017. LT-V 2017 dinilai lebih menantang dibanding edisi sebelumnya, LT-V tahun 2012. Selain ada materi lomba tambahan, medan lomba LT-V tahun ini pun lebih ekstrem dibanding sebelumnya. “Lomba di LT-V banyak tantangan bagi anak, banyak pelajarannya juga. Di jelajah rimba medannya di Cibodas, yang suhunya lebih dingin daripada di Banten. Jadi, jelajah ke sana itu pengalaman baru juga buat mereka,” ujar Kak Ita Nurul Hikmah, Pembina Pendamping (Bindamping), Regu Putri dari Kwarda Banten di sela-sela Teknikal Meeting Bagi Pembina Pendamping LT-V 2017 di Aula Cut Nyak Dien Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur Jakarta Timur, Sel...

Tiga Jenis Berkemah, Kamu Ikut yang Mana?

JAKARTA – Masyarakat Indonesia banyak melakukan kemah. Bukan hanya untuk pendidikan atau refreshing, ternyata jenis kemah itu macam-macam. Setiaknya ada tiga jenis kemah dengan tujuan masing-masing. Nah, kamu ikut yang mana? “Ada tiga jenis berkemah, kemah wisata, kemah kegiatan, dan kemah pendidikan,” demikian tulis Pusdiklatnas Gerakan Pramuka dalam Fanspagenya (25/9). Kemah wisata biasanya dilakukan untuk kepentingan wisata di alam luar. Mereka yang melakukan kemah ini jarang sekali masak sendiri, karena biasanya mereka sudah membawa bekal. “Kemah kegiatan yang dipentingkan hanya kegiatannya di luar tenda dan jarang masak sendiri karena dianggap masak mengganggu kegiatan,” imbuhnya. Adapun kemah pendidikan menggunakan kegiatan di tenda sebagai proses pendidikan. Dalam hal ini, mas...

Ini Barang-barang yang Sering Tertinggal di Perkemahan

JAKARTA – Seorang Pramuka tentu pernah berkemah. Bahkan, kegiatan ini seringkali mereka tunggu-tunggu. Meski begitu, biasanya ada saja barang-barang yang tertinggal saat berkemah. Apa saja barang-barang tersebut? Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melalui akun Instagram @gerakanpramuka mengajukan pertanyaan unik dalam sebuah poster. Ternyata, ada beragam jawaban yang disampaikan warganet dalam kolom komentar postingan pertanyaan “Barang apa yang sering tertinggal saat berkemah?” tersebut. “Biasanya, apa yang sering tertinggal saat berkemah? Sepatu? Sandal? Baju? Mungkin juga perasaan? Kenangan? Atau? 😂,” begitu bunyi caption di @gerakanpramuka, Rabu (4/9). Berikut ini barang-barang yang sering tertinggal di perkemahan menurut warganet: 1. Sandal jepit 2. Perlengkapan mandi 3. Perlengka...

Raimuna Nasional; Dulu dan Sekarang

 Raimuna Nasional (Rainas) yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dalam penyelenggaraannya diserahkan sepenuhnya kepada Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Tingkat Nasional (DKN) sebagai wahana pertemuan para Pramuka Penegak dan Pandega (T/D) Se-Indonesia. Rainas tahun 2017 ini, dilaksanakan pada tanggal 14-21 Agustus 2017 bertempat di Bumi Perkemahan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur dan akan diikuti dari ±15.000 T/D Se-Nusantara yang merupakan para duta-duta terbaik dari 35 Kwartir Daerah serta 514 Kwartir Cabang Se-Indonesia. Tidak hanya itu, Rainas kali ini akan menghadirkan para perwakilan pramuka dari luar negeri (National Scout Organisation/NSO). Lantas apa perbedaan dari Raimuna Tahun ini dibanding pelaksanaan Raimuna sebelum-sebelumnya k...

Ada Apa dengan Raimuna Nasional?

Perhelatan Raimuna Nasional Ke-XI Tahun 2017 tinggal menghitung hari. Sekitar ±15.000 Perwakilan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega (T/D)yang merupakan duta terbaik 514 dari 34 Provinsi serta Perwakilan dari Luar Negeri/ National Scout Organization (NSO) akan bertemu dan berkumpul di Bumi Perkemahan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Para Pramuka T/D merupakan duta-duta terbaik dari masing-masing Kwartir Cabang dan Kwartir Daerah yang nantinya akan berkegiatan selama seminggu, terhitung sejak tanggal 14-21 Agustus 2017 dengan ragam kegiatan yang tidak hanya menarik dan menantang, akan tetapi juga edukatif dan rekreatif. Asal Kata Raimuna? Secara bahasa (Etimologi), Kata ‘Raimuna’ sendiri berasal dari bahasa Ambai, daerah Yapen Timur, Kab. Yapen Waropen, Papua. Kata Raimuna mer...

“Raimuna Nasional” Mengajarkan Bahwasannya Pramuka Lahir Dengan Kebhinekaan

Salam Pramuka. Siapa yang tidak kenal dengan Gerakan Pramuka? gerakan yang bertujuan untuk membentuk setiap Pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, Mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup. Pada tahun ini Gerakan Pramuka mengadakan kegiatan Raimuna Nasional Ke XI Tahun 2017 dengan mengusung tema “Pramuka Untuk Masa Depan Indonesia” yang akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta. Sekitar 15.000 anggota Pramuka hadir pada kegiatan ini, dari berbagai latar belakang yang berbeda, mulai dari suku, agama, bu...