Share This Post

Good Governance / Humaniora / Informasi & Teknologi / Media Sosial / Rebranding Pramuka / Regional

The Leadhing Change Organisasi Gerakan Pramuka

The Leadhing Change Organisasi Gerakan Pramuka

Era globalisasi telah mengubah dunia menjadi seakan tanpa batas, perkembangan ilmu pengetahuan kian pesat dan pada waktu yang sama di tempat yang berbeda informasi dapat diperoleh dengan mudah. Sebagai konsekuensi logis terjadilah ledakan informasi yang tentunya memerlukan suatu teknologi yaitu teknologi informasi untuk dapat mengakses dan menyebarluaskan informasi tersebut dengan cepat.

Untuk memahami perubahan organisasi secara teoretis, banyak penulis yang telah memberikan beberapa definisi dan konsep secara jelas. Michael Beer (2000) menyatakan berubah itu adalah memilih tindakan yang berbeda dari sebelumnya, perbedaan itulah yang menghasilkan sustu perubahan. Jika pilihan hasilnya sama dengan yang sebelumnya berarti akan memperkuat status quo yang ada. Selanjutnya Winardi (2005) menyatakan, bahwa perubahan organisasi adalah tindakan beralihnya sesuatu organisasi dari kondisi yang berlaku kini menuju ke kondisi masa yang akan datang menurut yang diinginkan guna meningkatkan efektivitasnya.

Sejalan dengan itu Anne Maria (1998) menjelaskan bahwa perubahan organisasi adalah suatu tindakan menyusun kembali komponen-komponen organisasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas organisasi. Mengingat begitu pentingnya perubahan dalam lingkungan yang bergerak cepat sudah saatnya organisasi tidak menunda perubahan, penundaan berarti akan menghadapkan organisasi pada proses kemunduran.

Hal yang perlu diingat bahwa tidak semua perubahan yang terjadi akan menimbulkan kondisi kearah yang lebih baik, maka dari itu sangat diperlukan upaya-upaya terstruktur agar perubahan tersebut diarahkan kearah yang lebih baik dibandingkan dengan kondisi yang sebelumnya. Seorang pakar JO. Bryson (1990) menyatakan bahwa salah satu unsur saja dalam organisasi yang berubah, sudah dapat dikatakan sebagai perubahan organisasi.

Akhir-akhir ini, kepemimpinan lebih populer dengan kepemimpinan perubahan. Ahli Richard L. Daff menjelaskan konsep kepemimpinan yaitu “kepemimpinan adalah merupakan suatu pengaruh hubungan antara pimpinan dan pengikut (followers) yang bermaksud pada perubahan dan hasil nyata yang mencerminkan tujuan bersama”. Pernyatan dari ahli tersebut mencakup beberapa unsur yang esensial dalam kepemimpinan, (1) pemimpin (leader), (2) pengaruh (Influence), (3) pengikut (Follower), (4) maksud (Intention), (5) Tujuan bersama (shared purpose), (6) Perubahan (change), dan (7) tanggung jawab pribadi (Personal responbility).

Pengaruh adalah hubungan timbal balik bukan satu arah antara pemimpin dengan pengikut dengan maksud dan harapan terjadi perubahan yang berarti sebagai hasil dari tujuan bersama. Pandangan Richard L. Daff di atas, dapat dipahami bahwa pengaruh bukanlah sebuah paksaan dari unsur kekuasaan yang dilakukan oleh pemimpin terhadap bawahan. Pengikut yang baik bukanlah “Yes people” kadang-kadang pemimpin yang efektif sama dengan dengan pengikut yang efektif, hanya berbeda dalam memainkan perannya. Kemudian unsur tanggung jawab pribadi dan integritas (personal responbility and integrity) menunjukkan adanya tanggung jawab antara pimpinan dan orang-orang yang ada dalam organisasi harus sama-sama mempunyai tanggung jawab penuh untuk mencapai tujuan. Sedangkan unsur perubahan (change) merupakan hasil dari pimpinan dan pengikut yang menjadi harapan masa depan dan mereka sama-sama menciptakan perubahan, bukan memelihara status quo.

Dengan kata lain perubahan adalah gambaran dari tujuan bersama (shared Antara pimpinan dan pengikut tidak boleh terdapat perbedaan yang nyata dalam memberikan pengaruh dan tanggung jawab untuk mencapai perubahan. Pemimpin dalam organisasi gerakan pramuka merupakan faktor yang sangat menentukan bagi kualitas organisasi. Arcaro (1995) mengatakan bahwa a quality leader is defined as a person who measures his or her success by the success of the individuals within the organization.

Dalam konteks tersebut, pemimpin organisasi gerakan pramuka merupakan unsur utama dalam membangun dan melembagakan budaya mutu organisasi. Membangun budaya mutu mengharuskan pemberdayaan kelembagaan organisasi, yang berupa kemampuan untuk melakukan pembaharuan organisasi (organization renewal). Bolman (1994) yang mengharuskan lembaga atau organisasi harus melakukan penataan dan pemberdayaan sebagai:

  1. Perubahan lingkungan dari masyarakat yang pasif menjadi masyarakat yang aktif dan kritis. Perlu direspon dengan bentuk lembaga yang mampu memberikan pelayanan secara cepat dan akurat.
  2. Perubahan atau perkembangan teknologi
  3. Perkembangan lembaga dengan meningkatnya jumlah anggota dan jumlah aset yang harus dikelola.
  4. Perubahan kehidupan politik.

Perubahan kepemimpinan seringkali membawa visi baru yang bersama kebijakan lain akan diterjemahkan menjadi misi lembaga atau organisasi yang akan dirumuskan dalam fungsi-fungsi. Organisasi gerakan pramuka seharusnya menemukan model khusus yang digunakan untuk memahami peran pemimpin organisasi yang diwujudkan dalam kegiatan, seperti: (1) Dalam organisasi (Inside the organization), peran pimpinan berinteraksi dengan pengurus dan tenaga lainnya untuk memberikan inspirasi, mendorong, menggerakkan dan memberdayakan mereka, (2) Ke luar organisasi (outside organization), peran pimpinan mencari bantuan, dukungan dari donatur, mitra yang berpotensi dengan para pimpinan di luar organisasi, 3) Pada masa operasi (present operation), pimpinan memusatkan pada kualitas dan pelayanan, pada struktur organisasi, sistem informasi dan aspek lainnya, (4) Kemungkinan masa depan (on future possiblities), pimpinan mengantisipasi trends serta mengembangkan arah masa depan organisasi. Keempat hal tersebut harus memiliki peran sinergi yang merupakan aktivitas pemimpin dalam menjalankan kepemimpinannya. Semoga organisasi candra dimuka ini dapat melahirkan pemimpin bangsa dan daerah yang mampu membawa perubahan dan angin segar untuk kemashalatan umat.

 

*Muhammad Iksan AW (Pegiat dan Pemerhati Gerakan Pramuka Kwarcab Sumbawa)

Tinggalkan Komentar