Share This Post

Luar Negeri

CAFTA Ancaman Bagi Perekonomian Nasional?

CAFTA Ancaman Bagi Perekonomian Nasional?

Oleh: Kak Heny Iswanti

China ASEAN Free Trade Area (CAFTA) atau perjanjian perdagangan bebas ASEAN dengan tiongkok merupakan ancaman besar bagi perekonomian Indonesia. Ini benar-benar bisa jadi ancaman ketika pemerintah tidak secara serius memberikan penanganan. Karena, hal ini bisa sewaktu-waktu menjadi masalah besar, seperti hilangnya kedaulatan ekonomi nasional.

Pada dasarnya, CAFTA memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak yang melakukan perdagangan bebas. Terjalin hubungan baik antar negara, memberikan kesempatan bagi semua negara ASEAN untuk mengambil keuntungan dari kegiatan perdagangan bebas ini merupakan beberapa dampak positif dari CAFTA.

Namun, di sisi lain CAFTA juga merugikan negara kita. Misalnya, CAFTA membuat industri rakyat gulung tikar, pemutusan hubungan kerja yang akan melonjakkan ketiadaan lapangan usaha di kalangan rakyat jelata, serta yang tidak kalah penting yaitu hilangnya kedaulatan ekonomi nasional.

Perdagangan bebas ini merupakan pukulan berat bagi rakyat indonesia. Dengan kata lain, industri rakyat sama sekali belum siap menghadapi pemberlakuan kawasan perdagangan bebas ini. Apalagi seperti yang kita tahu, barang-barang produk negeri tiongkok itu murah, dan sejak sebelum berlakunya CAFTA saja sudah membanjiri negara kita.

Hal ini menjadi ancaman besar bagi negara kita. Karena harga barang yang murah serta merupakan produk import, menjadikan masyarakat indonesia lebih condong untuk membeli produk-produk dari negara tiongkok tersebut. Akibatnya, industri pasar nasional terabaikan.

Ini merupakan masalah serius yang perlu mendapatkan penanganan khusus dari pemerintah. Indonesia harus mengkaji kembali serta pro-aktif menghadapi implementasi kerjasama perdagangan bebas itu demi penegakan kedaulatan ekonomi nasional.

Penanganan yang salah dalam implementasi kerjasama perdagangan bebas tersebut bisa berdampak buruk terhadap pertumbuhan ekonomi serta keadilan perekonomian rakyat. Dalih perdagangan bebas justru akan semakin menguntungkan bagi negara tiongkok tersebut.

Tinggalkan Komentar