Share This Post

Penataan Organisasi dan SDM

Dari Pramuka Untuk Negeri

Dari Pramuka Untuk Negeri

Di tengah hiruk-pikuk suhu politik yang memanas akhir-akhir ini, kebanyakan orangtua gelisah terhadap tumbuh kembang pendidikan anak. Arus informasi media sosial yang deras menuntut kita harus pandai memilah dan memfilter setiap informasi yang kita dapat. Pramuka menjadi salah satu alternatif organisasi pelajar yang bisa menjawab tantangan itu.

Pramuka mengajarkan banyak hal positif dalam organisasi, kepemimpinan, nasionalisme, kerjasama, dan lain-lain. Karakter nilai-nilai ajaran Pramuka sangat cocok dalam menjawab tantangan anak muda masa kini, dengan nilai-nilai yang tertuang dalam Tri Satya dan Dasa Dharma. Pramuka harus berbeda dengan yang lain, harus mampu berkomitmen menjaga generasi muda, siap hadir menjawab problematika kepemudaaan yang sering terjadi di masyarakat dengan wujud dan tindakan nyata.

Kehadiran Pramuka dengan Dasa Darma di dalamnya terdapat banyak sekali ajaran, nilai-nilai kebangsaan, nilai luhur budaya bangsa dan nilai nasionalisme. Bila dicermati lebih jauh, Dasa Dharma Pramuka mencerminkan 10 moral dasar yang harus dimiliki seorang anggota Pramuka.

Kesepuluh nilai tadi meliputi: Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia; Patriot yang sopan dan ksatria; Patuh dan suka bermusyawarah; Rela menolong dan tabah; Rajin, terampil, dan gembira; Hemat, cermat, dan bersahaja; Disiplin, berani, dan setia; Bertanggungjawab dan dapat dipercaya; dan Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.

Kegiatan Pramuka kaya akan nilai edukasi yang disampaikan secara menyenangkan. Misalnya pada kegiatan perkemahan di alam terbuka. Kegiatan ini bisa menyadarkan anggota Pramuka bahwa ekosistem alam merupakan perwujudan dari kasih sayang (rahman dan rahim) Tuhan kepada umat manusia. Sebagai bagian dari makhluk Allah, ekosistem alam merupakan sebagian dari tanda (ayat kauniyah) kemahakuasaan Tuhan.

Situasi dan kondisi yang demikian mendidik anggota Pramuka menjadi kelompok masyarakat yang memiliki komitmen yang tinggi dan kuat. Pembangunan bangsa ke arah yang lebih baik terus diupayakan, tantangan berat dewasa ini adalah pengkaderan generasi muda yang berkualitas, pembinaan generasi yang berintegeritas sejak dini. Upaya simultan dan bersifat pembinaan karakter harus dimulai sebelum mereka diberikan amanah bangsa.

Anggota Pramuka dengan segala yang dimilikinya harus memiliki rasa kepedulian kepada pembangunan bangsa. Jangan hanya bisa tunduk dan pasrah atas situasi yang ada, tetapi harus bangkit bercita-cita tinggi, berkomitmen tinggi dan dan berwawasan luas. Saatnya anggota Pramuka mengukir karya untuk bangsa, dan tidak terbawa ke arah radikalisme.

Di samping itu, anggota Pramuka hendaknya tidak tertidur dalam untaian syair yang menyebabkan hilangnya rasa peduli serta apatis terhadap fenomena yang ada. Mereka juga harus menjadi sosok yang tangguh di tengah terpaan badai kehancuran moral. Dengan demikian, mereka sangat diharapkan kontribusi dan perannya.

Inilah yang harus benar-benar diperhatikan oleh pemangku negeri ini, oleh para pendidik, oleh orang tua, bahwasanya pendidikan Pramuka sangat penting. Pramuka dapat melahirkan generasi bangsa yang cerdas, berahlak dan tanggungjawab. Melalui merekalah bangsa ini akan dititipkan.

Jika nilai-nilai luhur Pramuka bisa diterapkan oleh anak-anak kita, Insya Allah bangsa ini akan aman, tertib, damai, dan terjaga persatuan dan kesatuan. Dengan itulah kita semua bisa meneruskan perjuangan para pahlawan, demi keberlangsungan dan tegaknya NKRI di bumi pertiwi.

Tinggalkan Komentar