Share This Post

Pramuka Peduli

Pendidikan Kepramukaan dan Upaya Menjaga Keutuhan NKRI

Pendidikan Kepramukaan dan Upaya Menjaga Keutuhan NKRI

Bangsa kita, bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk. Beragam etnis, sosial, budaya, agama dan lain sebagainya bersatu-padu. Itulah mengapa bangsa kita juga disebut sebagai bangsa multikultural.

Keanekaragaman dalam segala aspek, menjadi nilai tambah bagi bangsa Indonesia dalam proses menuju bangsa yang makmur. Di sisi lain, realitas multikultural identik dengan kebhinekaan. Kesadaran tentang kebhinekaan ini telah muncul sejak negara kita terbentuk, digunakan oleh para pendiri bangsa untuk membuat konsep bernegara.

Perbedaan dalam konteks keberagaman latar belakang menjadi keunggulan bagi Bangsa kita ini untuk saling menguatkan. Ini menjadi tantangan bagi masyarakat dan para stakeholder untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.

Sebagai sebuah organisasi kepemudaan yang mengedepankan nilai-nilai persatuan dalam kemajemukan, Pramuka hadir sebagai garda bagi anak-anak muda Indonesia untuk memperkuat kecintaan terhadap tanah air. Telepas dari sejarah Pramuka yang telah mendarah daging dalam dunia kependidikan di Indonesia, prinsip-prinsip dasar bernegara menjadi hal utama untuk menjadi sebuah pegangan bagi setiap warga Negara.

Ketika NKRI diterpa gonjang-ganjing isu yang bisa mengancam keutuhannya, Pramuka melalui Dasa Dharma dan Trisatya-nya senantiasa hadir sebagai pengawal keutuhan NKRI. Dengan semangat persatuan, eksistensi Pramuka tentu menjadi harapan bagi Indonesia untuk terus maju dan berkembang.

Pemahaman mengenai arti pentingya sebuah kecintaan terhadap tanah air, menjadi fokus utama di setiap pendidikan kepramukaan. Acaranya pun dikemas dengan menarik dan menyenangkan. Penjewantahan nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Dharma dan Trisatya itulah yang diharapkan akan mampu menumbuhkan jiwa nasionalis bagi setiap anggota Pramuka.

Di setiap pendidikan kepramukaan, kita diajarkan untuk saling menguatkan satu sama lain tanpa melihat latar belakang etnis, budaya, suku, maupun agama. Untuk mencapai Indonesia yang berkemajuan, kita dilatih sejak dini untuk mementingkan semangat kebersamaan tanpa harus mempermasalahkan perbedaan “warna kulit”.

Menumbuhkan semangat persatuan dan kebhinekaan bukan suatu hal yang mudah. Namun, dengan konsistensi pendidikan kepramukaan hal itu bisa terwujud. Karena, setiap anggota Pramuka diajarkan untuk menjalankan kewajibannya sebagai warga negara. Adalah dengan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam falsafah Pancasila.

Tinggalkan Komentar