Share This Post

Media Sosial

Pramuka dan Media Sosial Saat ini

Pramuka dan Media Sosial Saat ini

Media sosial saat ini bukan lagi menjadi sarana interaksi antarsesama pengguna. Kini, media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, Youtube, dan lain-lain dijadikan sarana mencari informasi. Sebab, di sinilah masyarakat bisa saling sharing informasi sekaligus memperoleh kabar dengan cepat dan mudah. Misalnya saja, kabar bencana alam berupa banjir di Pacitan, Jawa Timur beberapa waktu lalu dan bencana alam di tempat-tempat lain. Warganet tidak hanya mencari informasi seputar bencana tersebut dari media mainstream, melainkan juga dari media sosial yang digunakan. Artinya media sosial memiliki peranan penting di masyarakat dalam memberikan informasi yang cepat.

Potensi inilah yang menurut saya coba dimanfaatkan oleh Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal. Berbeda dari masa-masa sebelumnya, Gerakan Pramuka di era digital ini memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk menyampaikan segala informasi kegiatan kepramukaan maupun hal-hal menarik lainnya.

Bisa dibayangkan, organisasi pendidikan yang memiliki basis anggota hingga puluhan juta dari Sabang hingga Merauke, akan sangat terbantu dengan adanya sarana media sosial ini. Belum lagi jika adik-adik Pramuka kita ini diarahkan untuk hal-hal yang lebih luas, seperti mempromosikan potensi daerah mereka masing-masing. Sebut saja pariwisata, kuliner, budaya, kesenian. Beberapa potensi tersebut sangat bisa disinergikan dengan beberapa program pemerintah.

Beberapa bulan terakhir saya mengamati konten-konten yang diunggah oleh akun media sosial Gerakan Pramuka seperti Instagram @gerakanpramuka, Twitter @kwarnas, Facebook Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan lain-lain. Saya cukup kaget, karena beberapa jejaring sosial milik Kwarnas tersebut menyajikan “hidangan” yang tidak biasa. Apa itu? Di akun media sosial Gerakan Pramuka saat ini begitu banyak informasi yang juga turut mengkampanyekan kekayaan alam dan kekayaan budaya daerah.

Menurut saya, ini adalah kabar baik bagi dunia informasi dan teknologi di Indonesia, khususnya yang berbasis media sosial. Jutaan anak muda yang tergabung dalam wadah Gerakan Pramuka sangat bisa bekerjasama dengan para stakeholder di negara kita untuk sama-sama menangkal derasnya informasi hoaks yang berkembang di masyarakat saat ini.

Dengan semakin gencarnya informasi positif yang dimunculkan dari berbagai daerah di Indonesia melalui peran adik-adik Pramuka, saya optimistis penyebaran informasi hoaks oleh oknum yang tidak bertanggung jawab akan cepat diredam. (AK/Nurul Hidayah)

Tinggalkan Komentar