Share This Post

Penataan Organisasi dan SDM

3000 Pramuka Ikut Kemah Budaya Nasional di Palu

3000 Pramuka Ikut Kemah Budaya Nasional di Palu

PALU – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengadakan Kemah Budaya Nasional di Bumi Perkemahan Kayu Bura, Kabupaten Parigi Moutong, Palu, Sulawesi Tengah pada 17-22 September 2018. Kemah tersebut diikuti 3000 Pramuka Penggalang dari 34 provinsi dan seluruh Pramuka di Kabupaten Mountong.

Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Bina Anggota Muda Kak Budi Prayitno dalam sambutannya mewakili Ketua Kwarnas Kak Adhyaksa Dault mengatakan, Kemah Budaya ini merupakan gambaran betapa besarnya Indonesia dari segi wilayah dan budaya. Karenanya Pramuka patut bersyukur bisa menjaga keberagaman itu.

“Kemah Budaya Nasional ini merupakan gambaran sebuah Indonesia kecil yang menunjukkan pada kalian betapa beragam dan kayanya budaya bangsa ini.Berbanggalah kalian menjadi bagian dari Kemah Budaya Nasional,” ujar Kak Budi saat membuka acara tersebut, Senin (17/9/2018).

“Di tempat inilah kalian akan banyak mengenal, belajar, dan mendapatkan pengalaman baru. Adik-adik melalui Kemah Budaya Nasional ini akan menggalang rasa kesetiakawanan, solidaritas, saling mengasihi, gotong royong, dan membangun jejaring persahabatan yang luas,” ujar Kak Budi menambahkan.

Menurut Kak Budi, kemah akan menciptakan rasa ketenangan, persahabatan, dan keakraban kepada peserta didik. “Dalam kegiatan perkemahan ini adik-adik akan berinteraksi melalui kegiatan yang menarik, menantang dan tentu saja menyenangkan sehingga akan menjadi kenangan yang tidak terlupakan bagi adik-adik,” jelasnya.

Kemah Budaya Nasional yang mengangkat tema “Pelangi Budaya NKRI di Kayu Bura” dibuka oleh Gubernur Sulteng yang diwakili oleh Asisten Daerah. Acara pembukaan juga dihadiri Dirjen Kemendikbud, Pejabat Forum Pemerintah Daerah, Bupati Parigi Moutong dan jajarannya, utusan Kwarda, Pembina dan Pramuka dari Gudep sekitar bumi perkemahan.

Kegiatan KBN ini hasil kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kwarnas Gerakan Pramuka. Kegiatan diikuti sekitar 3000 Pramuka golongan Penggalang, terdiri dari utusan 34 Provinsi, 12 Kwarcab se-Provinsi Sulawesi Tengah, 23 Kwarran se-Kabupaten Parigi Moutong.

Di Kemah Budaya ini peserta diajak melakukan berbagai aktivitas edukatif, kreatif, inovatif, kompetitif dan rekreatif, dengan merefleksikan nilai-nilai sejarah melalui aktivitas menjelajah/napak tilas rute sejarah, pengenalan tokoh sejarah, giat prestasi sejarah dan pentas budaya.

Di akhir acara pembukaan KBN 2018 dimeriahkan demo Tari Nusantara yang terdiri dari tarian-tarian daerah di Indonesia. Kemah Budaya Nasional akan berlangsung sampai 22 September 2018. (HA/AK)

Tinggalkan Komentar