Share This Post

Rebranding Pramuka / Tokoh

Baden Powell Layak Dapat Nobel

Baden Powell Layak Dapat Nobel

BOGOR – Bapak Pramuka Dunia Baden Powell dinilai layak mendapatkan Penghargaan Nobel. Sebab, Baden Powell dianggap telah banyak memberikan kontribusi luar biasa kepada masyarakat melalui gerakan kepanduan yang ia ciptakan, dan pengaruhnya kini sudah menyebar di seluruh dunia.

Hal itu diungkapkan oleh Andalan Nasional Gerakan Pramuka Urusan Kominfo, Kak Luqman Hakim Arifin, dalam Bedah Buku Scouting For Boys yang diadakan di Lanud Atang Sendjaja, Bogor, Jumat (7/9/2018). Menurut Kak Luqman, Baden Powell telah membimbing jutaan anak untuk bersenang-senang dengan cara yang sehat dan tidak berbahaya. Mereka memeroleh pelajaran moral dan praktis yang konkret dari sistem pendidikan kepanduan yang dia bentuk.

Kak Luqman menambahkan, sebenarnya Baden Powell pernah dinominasikan sebagai penerima Hadiah Nobel Perdamaian pada 1939.

“Tapi karena ada faktor perang dunia waktu itu, penghargaan itu gagal diberikan. Saat ini pun Baden Powell masih sangat layak untuk mendapat Novel karena ajarannya tak pernah mati, justru semakin berkembang besar,” jelas Kak Luqman.

Bedah Buku Scouting For Boys yang diadakan di Lanud Atang Sendjaja, Bogor, Jumat (7/9/2018) | Foto: Dok. Humas Kwarnas

Bedah Buku Scouting For Boys yang diadakan di Lanud Atang Sendjaja, Bogor, Jumat (7/9/2018) | Foto: Dok. Humas Kwarnas

Bedah Buku Scouting For Boys yang diadakan di Lanud Atang Sendjaja, Bogor, Jumat (7/9/2018) | Foto: Dok. Humas Kwarnas

Bedah Buku Scouting For Boys yang diadakan di Lanud Atang Sendjaja, Bogor, Jumat (7/9/2018) | Foto: Dok. Humas Kwarnas

Hadiah Nobel memang setiap tahun diberikan. Namun Kak Lukman ragu ada orang yang bisa memiliki pengaruh dan karya besar seperti Baden Powell. Dalam buku tersebut banyak dijelaskan spirit ajaran Baden Powell yang tertuang dalam nilai-nilai kepanduan, baik dalam hal kepemimpinan, manajemen, organisasi, maupun permainan.

Bedah buku ini mengambil tema “Arti Penting Literasi Kepramukaan dan Tantangan Kerelawanan Pramuka” dengan narasumber Kak Marbawi, Waka Kwarnas Bidang Renbangma; Kak Luqman Hakim, Annas Urusan Kominfo; Kak Ipul, Wakil Ketua Saka Dirgantara Nasional; dan Kak Rapin Mudiarjo, Pembina Pramuka Garuda. Acara itu dipandu Moderator Kak Rangga Wisnu, Annas Urusan Abdimasgana.

Bedah buku ini diadakan di sela-sela kegiatan Pertemuan Pramuka Peduli Tingkat Nasional yang dihadiri 100 perwakilan Satgas Pramuka Peduli dari seluruh Indonesia. (HA/AK)

Tinggalkan Komentar