Share This Post

News

BKKBN: Pramuka Agen Generasi Berencana

BKKBN: Pramuka Agen Generasi Berencana

BANDUNG, PRAMUKAPOS.COM – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui Satuan Karya (Saka) Pramuka Keluarga Berencana (Saka Kencana) menggelar Penataran dan Lokakarya (Pentaloka) di Grand Hotel Lembang, Bandung, Jawa Barat, tanggal 8-12 Mei 2017. Deputi Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, Kak Ambar Rahayu menjelaskan bahwa Pramuka merupakan agen generasi berencana.

“Pramuka adalah agen generasi berencana, karena Pramuka memiliki kode etik kehormatan, yaitu Tri Satya dan Dasa Dharma. Diharapkan anggota Pramuka menerapkan nilai-nilai dalam sikap dan perilaku sehari-hari, baik di dalam dirinya maupun di lingkungannya,” kata Kak Ambar Rahayu, di lokasi Pentaloka, Rabu (10/5/2017).

Menurut Ketua Pinsaka Kencana ini, alasan kedua Pramuka ditunjuk sebagai agen generasi berencana ialah karena Pramuka merupakan wadah bagi kaum muda yang selalu berkarya. Ketiga, sifat “Kepramukaan” sebagai pendidikan di luar sekolah dan di luar keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis dengan Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan, sangat efektif dan efisien dalam penyampaian informasi.

“Secara khusus, program ini menjadi konsen Saka Kencana. Mengapa Saka Kencana? karena Saka Kencana merupakan sarana, wahana dan wadah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang kependudukan dan keluarga berencana yang dapat diterapkan pada diri, keluarga, lingkungan dalam menciptakan lapangan kerja,” terang Kak Ambar.

Hal ini senada dengan apa yang disampaikan Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka bidang Lingkungan Hidup dan Kesakaan, Kak Abdul Shobur. Menurutnya, peran Satuan Karya Pramuka khususnya Saka Kencana perlu ditingkatkan.

“Hal ini sejalan dengan semangat untuk meningkatkan peran Satuan Karya Pramuka Kencana dalam menyiapkan generasi emas dengan kondisi Indonesia saat ini yang membutuhkan generasi penerus bangsa yang handal, berwatak dan berkarakter,” ujar Kak Abdul Shobur.

“Generasi berencana atau populer dengan istilah GENRE hendaknya juga menjadi fokus Saka Kencana sehingga dapat memberikan kontribusi dalam mewujudkan kaum muda sehat dan siap mengarungi kehidupan dengan keluarga sehat dan sejahtera. Pesan sentral dua anak cukup, anak laki-laki dan perempuan sama rezekinya dalam norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera, perlu dikampanyekan kembali,” tambahnya. (Heny/Tim Siber Pramuka)

Tinggalkan Komentar