Share This Post

Kesehatan

Gerakan Pramuka Ingatkan Generasi Muda Bahaya Skip Challange

Gerakan Pramuka Ingatkan Generasi Muda Bahaya Skip Challange

JAKARTA – Skip challenge saat ini menjadi viral di media sosial, dan banyak generasi muda memperagakannya. Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault mengingatkan generasi muda bahwa Skip Challange adalah permainan yang membahayakan dan bisa menghilangkan nyawa.

Kak Adhyaksa juga memposting bahaya Skip Challenge di akun IG-nya, @adhyaksadault. “Terus kita saling mengingatkan. Yuk kabarkan yg lain. Terima kasih,” begitu caption di akunnya tersebut.

Kak Adhyaksa mengatakan, daripada Skip Challange lebih baik permainan yang selama ini dimainkan pada kegiatan kepramukaan. “Game-nya lebih menarik, seru dan melatih gotong-royong, tapi tetap tidak mengganggu kesehatan dan mengancam nyawa,” tuturnya, di Jakarta Selatan, Minggu (12/3/2017).

Design: Kak Tsabit

Design: Kak Tsabit

Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka, dr. Hariyono, SpPD, FINASIM, menegaskan bahwa Skip Challange bisa menghambat jalur pernapasan dengan sengaja. Bagi anak yang mengidap seperti asma, epilepsi dan kelainan jantung, katanya, permainan itu dapat menyebabkan petaka maut.

“Jika otak kurang oksigen lebih dari tiga menit, maka bisa menyebabkan kerusakan otak permanen. Skip Challange bisa menghambat jalur pernapasan dengan sengaja. Pada anak yang mengidap penyakit dasar; misalnya asma, epilepsi, kelainan jantung, permainan ini sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan kematian,” ucap Hariyono, saat dihubungi, Sabtu (11/3/2017).

Skip challenge adalah permainan dengan menekan dada sekuat-kuatnya selama beberapa detik, sehingga pemainnya kekurangan oksigen, lalu pingsan. Namun pemainnya merasakan sensasi, kemudian teman-temannya tertawa puas, dan ingin melakukan pada orang lain.

Fenomena ini juga marak terjadi di luar negeri. Di Inggris, Harian The Independent menyebut masalah ini telah muncul sejak 2005 lalu, telah menimbulkan sejumlah kematian. Salah satu korban meninggal ialah Karnel Haughton asal Birmingham, pada 1 Juni 2016 lalu. (MSA)

Tinggalkan Komentar