Share This Post

Media Sosial

Ikut Lomba Video Pramuka? Ingat Hal Penting ini

Ikut Lomba Video Pramuka? Ingat Hal Penting ini

JAKARTA – Lomba video Pramuka dengan tema “Bakti Gugus Depan Untuk Indonesia” yang digelar Kwarnas Gerakan Pramuka dinilai sukses menuai respons positif masyarakat.Terbukti, saat ini banyak video peserta yang sudah masuk ke meja panitia. Meski demikian, peserta diharapkan memerhatikan detail-detail persyaratan yang ditetapkan panitia, agar video yang dikirimkan tidak tereliminasi.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Bidang Komunikasi dan Informasi Kak Lusia Adinda Lebu Raya. Menurutnya, aturan main lomba video penting diperhatikan. Pasalnya, panitia tidak akan menolerir video yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan, apalagi menyangkut hak cipta.

“Saya lihat video yang dikirim anak-anak sudah cukup bagus dari segi konten atau tema yang diangkat. Hanya saja soal hak cipta ini masih ada yang belum memerhatikan. Padahal itu penting karena bisa merugikan peserta,” ujar Kak Lusia.

Berdasarkan data terakhir yang masuk pada Selasa (23/1), jumlah video Pramuka yang sudah terkumpul mencapai 58. Jumlah ini akan terus bertambah sampai batas waktu akhir pengiriman pada akhir Februari 2018.

Kak Lusia menambahkan, sering kali peserta lomba video mengabaikan hak cipta, terutama menyangkut backsound atau latar belakang musik dalam video. Meski video yang dikirimkan bagus, namun jika melanggar hak cipta maka tidak akan masuk dalam penilaian.

Video yang menggunakan backsound karya orang lain sangat besar kemungkinannya akan dihapus oleh pihak Youtube. Padahal, Kwarnas Gerakan Pramuka ingin menyebarkan video karya adik-adik Pramuka di media sosial secara masif, agar diketahui banyak orang.

“oal backsound ini memang tidak mengharuskan kita untuk buat lagu sendiri, karena itu bisa menyulitkan peserta. Tapi kan ada beberapa website yang menyediakan musik gratis. Misalnya http://www.audionautix.com. Nah itu bisa dipakai untuk melengkapi video kita,” jelasnya.

Di sisa waktu yang ada, Kak Lusia berharap ada karya-karya bagus lain yang dikirim adik-adik Pramuka di seluruh Indonesia. Dia yakin setiap hari banyak kegiatan Pramuka menarik menyangkut persoalan sosial, kemasyarakatan, dan juga kebangsaan.

“Kegiatan Kakak di Gugus Depan yang bagus-bagus itu sayang jika tidak dibuatkan video. Lomba ini juga dalam rangka menjadikan internet sehat dengan terus menyajikan konten-konten inspiratif,” tandasnya. (HA/AK)

Tinggalkan Komentar