Share This Post

Good Governance

Ini Lingkup Kerja Sama Kwarnas dan BNN

Ini Lingkup Kerja Sama Kwarnas dan BNN

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk kerja sama tekait Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) di Hotel Century Jakarta, bersamaan dengan acara Rakorsus Gerakan Pramuka, Jumat (20/7/2018).

Kepala BNN Kak Heru Winarko mengatakan, untuk tahap pertama BNN mengajak Pramuka sebagai Relawan Antinarkoba. Namun sebelum menjadi seorang relawan, Pramuka harus dibekali dulu pengetahuan tentang jenis, pengedaran, dan bahaya narkoba, sehingga Pramuka betul-betul siap menjadi relawan.

“Tahap pertama mungkin sebelum menjadi relawan, adik-adik Pramuka itu diberikan pelatihan atau materi tentang narkoba jenis, pengendaran dan bahayanya. Setelah punya pengetahuan yang cukup baru jadi relawan,” ujarnya.

Tahap berikutnya, Gerakan Pramuka akan dilibatkan sebagai Penggiat Antinarkoba. Pramuka bisa menjadi penyuluh, pemberi materi, dan melakukan pengawasan bersama BNN. Dalam hal Pramuka bisa dilibatkan dalam dua bidang, pencegahan dan pemberdayaan masyarakat.

Berikut ruang lingkup kerja sama ini:

Pertama, penyebarluasan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) P4GN melalui peningkatan keterampilan, kedisiplinan dan kompetensi, kemandirian di Pendidika Kepramukaan.

Kedua, Pembentukan Relawan Antinarkoba.

Ketiga, pembinaan dan peningkatan peran serta Pramuka sebagai Penggiat Antinarkoba.

Keempat, melakukan pendidikan dan pelatihan tentang P4GN di lingkup Gerakan Pramuka.

Kelima, pelaksanaan tes atau uji narkoba.

Sementara itu, Ketua Kwarnas Kak Adhyaksa Dault menyambut baik kerja sama ini. Banyak generasi muda mati sia-sia karena narkoba. Pramuka sangat prihatin melihat fenomena ini menimpa generasi muda Indonesia.

Ia menegaskan, tidak ada Pramuka aktif yang memilik Tanda Kecakapan Khusus (TKK) yang menggunakan narkoba. Gerakan Pramuka, menurutnya, punya modal besar untuk membantu pemerintah dalam upaya pemberantasan narkoba.

“Pramuka ini aset besar yang dimiliki bangsa ini karena saya berani memastikan Pramuka aktif yang memiliki TKK itu tidak ada yang menggunakan narkoba. Jadi kerja sama ini sangat tepat, Pramuka bisa mengambil peran untuk ikut melakukan pencegahan narkoba di masyarakat bersama BNN,” ujarnya.

Kepada seluruh jajaran Ketua Kwarda yang hadir, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini juga mengajak untuk mensosialisasikan kerja sama ini dengan melakukan koordinasi bersama Badan Narkotika Provinsi (BNP) dan Badan Narkotika Kabupaten/Kota (BNK). “Kerja sama ini harus ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran Kwarda dengan melakukan koordinasi dengan BNP dan BNK,” jelasnya. (HA/AK)

Tinggalkan Komentar