Share This Post

News

Ini yang akan Dibahas dalam Pertemuan Ketua Pramuka se-Asia Pasifik di Bali

Ini yang akan Dibahas dalam Pertemuan Ketua Pramuka se-Asia Pasifik di Bali

JAKARTA – Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan ketua Pramuka se-Asia Pasifik ke-9 atau Asia Pacific Regional Scout Leaders Summit yang akan berlangsung di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali 22-25 April 2017.

Andalan Nasional Gerakan Pramuka Bidang Hubungan Luar Negeri Kak Brata Tryana Hardjosubroto mengatakan, Indonesia patut bersyukur karena kembali terpilih sebagai tuan rumah pertemuan ketua-ketua Pramuka se-Asia Pasifik. Baginya ini suatu kehormatan  luar biasa yang patut diapresiasi.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka dalam menyelenggarakan acara tiga tahunan ‎ini. Kegiatan ini bisa memperkuat dan mempertahankan peran dan kontribusi Gerakan Pramuka Indonesia dalam lingkup APR-WOSM,” ujar Kak Brata, saat dihubungi, Minggu (12/3/2017).

Menurutnya, dalam pertemuan nanti akan dibahas beberapa persoalan strategis menyangkut kegiatan yang sudah dilakukan, sedang dilakukan, dan akan dilakukan. “Misalnya persiapan Jambore Dunia 2023, Konferensi Pramuka dunia di Azerbaijan Agustus, dan persiapan Jambore Asia Pasifik bulan Juli,” terangnya. ‎

Sementara itu Ketua Kwarnas, Kak Adhyaksa Dault menyatakan ‎rasa bangga Indonesia menjadi tua rumah pertemuan ketua Pramuka se-Asia Pasifik. Melalui kegiatan ini ia berharap, Pramuka Indonesia bisa mengambil peran strategis dalam setiap pengambilan kebijakan menyangkut perkembangan organisasi kepanduan dunia.

Menurutnya, Kwarnas Gerakan Pramuka selalu memberikan yang terbaik saat menjadi tuan rumah dalam berbagai pertemuan internasional terkait kepramukaan. Karena itu, ia yakin di forum pertemuan nanti Pramuka Indonesia juga bisa memberikan yang terbaik.

“Untuk pertemuan Ketua Pramuka se-Asia Pasifik di Bali nanti, saya tekankan, agar berbagai hal yang sudah dievaluasi saat kita menjadi tuan rumah pertemuan-pertemuan internasional sebelumnya dijadikan salah satu pedoman, ” tuturnya.

“Dalam pertemuan nanti, kita akan menyampaikan beberapa kegiatan unggulan yang sudah dilakukan Kwarnas Gerakan Pramuka, harapannya dapat diterapkan juga di negara-negara lain (NSO) yang hadir. Kita harus percaya diri, namun juga harus membuka diri terhadap ide-ide dari negara lain, ” tambah Adhyaksa.

Kegiatan ini akan diikuti oleh 256 peserta yang terdiri dari ketua, sekretaris jenderal, dan wakil ketua bidang hubungan luar negeri Pramuka dari 26 negara Asia Pasifik. Termasuk anggota Komite dan Sub Komite APR, dan juga panitia penyelenggara yang diambil dari Kwarnas dan Kwarda Bali.

Diketahui, Indonesia terpilih sebagai tuan rumah pertemuan Ketua Pramuka se-Asia Pasifik berdasarkan dari hasil pertemuan Komite Pramuka Regional Asia Pasifik di Jakarta, 9 April 2016. (HA/Humas Kwarnas)

Tinggalkan Komentar