Share This Post

Penataan Organisasi dan SDM

Kak Adhyaksa Dault Kukuhkan 49 Tim Protokoler Pramuka

Kak Adhyaksa Dault Kukuhkan 49 Tim Protokoler Pramuka

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault mengukuhkan 49 Pramuka dari berbagai daerah menjadi Tim Protokoler Kwarnas. Pengukuhan itu ditandai dengan pemberian sertifikat di Gedung Kwarnas, Jakarta Pusat, pada Kamis, 4 Mei 2017.

Kak Adhyaksa Dault menjelaskan, pelatihan dan perekrutan tersebut merupakan agenda penting untuk melatih dan mempersiapkan Tim Protokoler yang handal untuk menghandel upacara dan kegiatan Kwarnas. Pasalnya, setiap upacara dan kegiatan yang diadakan oleh Gerakan Pramuka tidak boleh salah.

“Pelatihan dan Perekrutan Tim Protokoler Kwarnas diadakan karena sangat penting. Jadi, untuk upacara-upacara, tidak perlu cari orang lain, karena sudah ada protokoler-protokoler yang masih muda-muda ini,” kata Kak Adhyaksa Dault, dalam sambutannya, di Jakarta, Kamis (4/5).

Kak Adhyaksa menambahkan, protokoler-protokoler ini diharapkan bisa menjaga dan hati-hati terhadap setiap kata-kata yang diucapkan. Sebab, menurutnya, kata-kata itu tajam bisa ibarat tajamnya pisau.

“Karena begitu besar dampak kata-kata, Napoleon pernah berkata, saya lebih takut penanya jurnalis daripada 100 tentara. Protokoler-protokoler ini juga harus melatih komunikasi verbalnya,” terang Menpora Periode 2004-2009 ini.

Setelah ucapan, menurutnya, hal lain yang perlu diperhatikan adalah penampilan dan teknik penguasaan mik. “Kualitas itu tidak bisa lepas dari penampilan. Protokoler jaga betul penampilannya dan teknik penguasaan mik,” imbuhnya.

Sementara itu, Panitia Pelatihan dan Perekrutan Tim Protokoler Kwarnas, Kak Ranggawishnu melaporkan bahwa 49 peserta mengikuti kegiatan dengan baik. Pengukuhan sebagai kelanjutan dari Pelatihan dan Perekrutan Tim Protokoler Kwarnas yang diadakan pada tanggal 25-28 April 2017 di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.

“Peserta berjumlah 49 orang. 278 yang mendaftar diseleksi menjadi 40 orang dan 9 orang utusan dari unit-unit usaha Kwarnas,” kata Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka urusan Abdimasgana ini.

“Sertifikat sebagai tanda memiliki keahlian protokoler. Saya berharap, tidak hanya berhenti di sertifikat, tapi kemampuan protokol itu harus terus dilatih,” pungkasnya. (MSA/Tim Siber Pramuka)

Tinggalkan Komentar