Share This Post

Rebranding Pramuka

Kak Aiman Witjaksono: Pramuka Harus Selalu Berbagi Manfaat di Internet

Kak Aiman Witjaksono: Pramuka Harus Selalu Berbagi Manfaat di Internet

JAKARTA – Setiap tanggal 9 Februari, seluruh insan pers di Tanah Air memperingati Hari Pers Nasional (HPN). Tahun ini, peringatan HPN dipusatkan di Sumatera Barat. Berbagai harapan tentang dunia pers ke depan disampaikan oleh para wartawan dan pimpinan redaksi dari sejumlah media.

Salah satunya adalah Presenter Kompas TV Kak Aiman Witjaksono. Ia mengatakan, jurnalis merupakan panggilan jiwa yang selalu mengikuti kata hati nurani mengungkapkan kebenaran, dan melawan tirani. “Jurnalisme adalah suara nurani. Jurnalis layak ikuti hati dan melawan tirani,” ujarnya saat dimintai tanggapan oleh Tim Siber Kwarnas Gerakan Pramuka, Kamis (8/2).

Kak Aiman juga ikut berkomentar tentang lahirnya Tim Siber Kwarnas Gerakan Pramuka sebagai bagian dari insan pers. Ia mengapresiasi terobosan Kwarnas Gerakan Pramuka membentuk Tim Siber Pramuka (TSP). Sebab, sejak awal Pramuka memiliki semangat untuk berbagi kemanfaatan.

“Semangat Pramuka adalah semangat berbagi manfaat. Di era komunikasi siber saat ini, Pramuka layak berbagai informasi untuk kemanfaatan sesama,” ucapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Pimpinan Redaksi INDOPOS Kak Eko Satiya Hushada. Ia mengatakan, lahirnya TSP sesuai dengan semangat HPN. Pasalnya, Pramuka punya peran membangun opini masyarakat melalui informasi yang disajikan dengan benar dan positif.

“Negeri ini harus dibangun berlandaskan pada opini positif masyarakatnya. Peran pers sangat strategis untuk membangun opini positif tersebut. Pers harus diisi orang-orang yang berfikir positif, idealisme yang berkarakter, disipiln dan kreatif. Semua itu ada pada adik-adik Pramuka,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault berharap, dalam memperingati HPN ini, Pramuka seluruh Indonesia mau belajar menulis kepada wartawan senior di mana pun berada.

Desain: Tim Siber Pramuka

“Yang paling penting saya ingatkan adalah jangan pernah berhenti belajar, undang wartawan senior di daerah untuk memberikan ilmu tentang bagaimana menulis dan media sosial,” ujar Adhyaksa Dault di Jakarta, Jumat (9/2/2018).

Hal itu penting untuk dilakukan. Dengan begitu, kata Adhyaksa, berita di website-website Pramuka dan apa yang dilakukan Pramuka di media sosial benar dan bermanfaat.

Menurut Adhyaksa, profesi jurnalis kini sudah menjadi salah satu idaman anak muda. Banyak anak muda yang kepincut menjadi jurnalis, namun ada yang mendaftar jadi wartawan resmi, ada juga yang menjadi jurnalis di saat musim liburan (jurnalis warga).

“Sejak dulu profesi jurnalis ini sangat menentukan cara berpikir dan bertindak. Kita patut berterima kasih kepada para jurnalis yang telah menggelorakan semangat juang, memberitakan hal yang benar,” jelasnya. (HA/AK)

Tinggalkan Komentar