Share This Post

Tokoh

Kak Amoroso Katamsi Salah Satu Penggagas UU Gerakan Pramuka

Kak Amoroso Katamsi Salah Satu Penggagas UU Gerakan Pramuka

JAKARTA – Kabar duku menyelimuti keluarga besar Gerakan Pramuka. Tokoh seniornya, Kak Amoroso Katamsi telah meninggal dunia di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2018) sekitar pukul 01.40 WIB.

Bagi Gerakan Pramuka, nama Kak Amoroso sudah tak asing lagi. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Organisasi Hukum dan Kerja Sama dua periode, yaitu 2003-2008 dan 2008-2013.

Selama 10 tahun itu, Kak Amoroso telah mengabdikan dirinya untuk Gerakan Pramuka. Bahkan, ia termasuk salah satu tokoh yang menggagas adanya UU No. 10 Tahun 2012 tentang Gerakan Pramuka. UU Gerakan Pramuka lahir sebagai respons terhadap Pemerintah dan DPR untuk merevitalisasi Gerakan Pramuka.

“Banyak hal yang sudah dilakukan Kak Amoroso, beliau salah satu tokoh yang menggagas dibentuknya UU No. 10 Tahun 2012 tentang Gerakan Pramuka,” ujar Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Organisasi dan Hukum Kak Kodrat Pramudho saat ditemui di rumah duka, di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Selasa (17/4).

Dengan UU ini, Gerakan Pramuka memiliki payung hukum yang kuat dan semakin memperkokoh diri sebagai salah satu pilar pendidikan generasi muda. Sebab, selain revitalisasi, UU ini dimaksudkan juga untuk menggalang kembali persatuan di antara gerakan kepanduan di Indonesia.

“Semangat yang ditularkan almarhum untuk terus mempertahankan Gerakan Pramuka tidak boleh kita lupakan sebagai penerus. Mereka yang sudah bangun, harus kita jaga dan rawat, sehingga Gerakan Pramuka tetap abadi,” jelasnya.

Sisi lain, Kodrat juga mengenal Kak Amoroso sebagai seorang humoris. Meski dia juga dikenal sebagai seorang militer Angkatan Laut, Laksamana Pertama (Purn) ini juga memiliki banyak kemampuan. Misalnya dalam dunia seni. Kak Amoroso adalah pemeran Soeharto dalam film G30S/PKI. Soeharto pun memberikan pangkat kehormatan bintang pertama kepadanya.

“Selain tegas, beliau almarhum juga seorang yang humoris. Kita yang pernah satu kepengurusan dengan beliau menaruh hormat dan banyak belajar tentang kepemimpinan. Doa kami mengiringi kepergian beliau,” jelasnya. (HA/AK)

Tinggalkan Komentar