Share This Post

Pramuka Peduli

Kak Sylviana Murni Intruksikan Pramuka di DKI Jakarta Turun Atasi Banjir

Kak Sylviana Murni Intruksikan Pramuka di DKI Jakarta Turun Atasi Banjir

JAKARTA – Meluapnya Bendungan Katulampa, Bogor hingga level siaga I membuat sebagian wilayah di Jakarta terimpas banjir. Terutama di daerah yang berdekatan dengan Sungai Ciliwung. Menyikapi itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta, Kak Sylviana Murni menginstruksikan seluruh Pramuka di DKI untuk turun jalan membantu warga menangani banjir.

“Menindaklanjuti kegiatan Operasi Siaga Ibu Kota Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengantisipasi bencana banjir, maka dengan ini saya instruksikan kepad kakak-kakak untuk menggerakkan seluruh potensi Satgas Pramuka Peduli di wilayah kakak untuk berkoordinasi dengan instansi terkait untuk terlibat langsung dengan kegiatan tersebut sesuai dengan keahlian dan kemampuannya masing-masing,” ujar Kak Sylviana melalui keterangan tertulisnya, Selasa (6/2).

Dalam menjalankan tugasnya, Kak Sylviana meminta semua Pramuka mengenakan baju resmi Gerakan Pramuka dan terus melakukan koordinasi setiap harinya dengan pihak-pihak terkait. “Dalam melaksanakan kegiatan tersebut saya harapkan kakak-kakak menggunakan atribut Gerakan Pramuka yang mudah dikenali dan melakukan koordinasi yang intensif dengan Sekretariat Kwarda DKI Jakarta selaku Posko Induk Pramuka Peduli DKI Jakarta,” jelasnya.

Sejak Selasa dini hari tadi, sejumlah anggota Gerakan Pramuka sudah turun mengevakuasi para korban banjir di kawasan Condet, Jakarta Timur. Berbagai peralatan, termasuk perahu karet dibawa untuk mengangkut warga ke lokasi pengungsian.

“Di beberapa tempat sudah surut. Ini masih evakuasi-evakuasi (di kawasan Condet, Jakarta Timur). Tapi, airnya sudah surut. Di daerah Condet tadinya sekitar setegah meter saya lihat, atau sebetis orang dewasa,” ujar Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka Urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) Kak Eko Sulistio.

Eko mengatakan, dia melakukan evakuasi korban banjir di kawasan Condet bersama anggota Gerakan Pramuka Satuan Karya (Saka) Bhayangkara dari Kramat Jati, Jakarta Timur mulai Senin siang usai jam pulang sekolah sekitar jam 14.00-15.00 WIB. “Berbagai peralatan juga kita siapkan untuk membantu evakuasi korban banjir Jakarta. Seperti perahu karet, pelampung, helm, gayung, dan lain-lain,” paparnya.

Kak Eko mengatakan, banjir Jakarta terjadi karena curah hujan tinggi di daerah Jawa Barat secara umum dan Bogor secara khusus, hingga sampai ke Jakarta. Penyebab lainnya adalah karena curah hujan yang tinggi mulai dari hari Minggu.

“Pramuka hadir bersama masyarakat yang saat ini menderita kesulitan, baik bencana tanah longsor, gunung meletus, apalagi banjir Jakarta. Pramuka hadir walaupun sampai malam begini pun (bantu evakuasi korban banjir). Pramuka selalu senang membantu masyarakat yang tengah membutuhkan pertolongan,” pungkasnya. (HA/AK)

Tinggalkan Komentar