Share This Post

Luar Negeri

KBRI Yordania Apresiasi Aksi Kemanusiaan Pramuka untuk Pengungsi Suriah dan Palestina

KBRI Yordania Apresiasi Aksi Kemanusiaan Pramuka untuk Pengungsi Suriah dan Palestina

YORDANIA – Duta Besar Indonesia untuk Yordania Kak Andy Rachmianto mengapresiasi kegiatan kemanusiaan yang dilakukan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka di Yordania guna membantu para pengungsi korban perang di Suriah dan Palestina.

“Kami sangat mendukung dan men-support penuh kegiatan kemanusiaan yang dilakukan Kwarnas Gerakan Pramuka beserta HPMI. Karena Yordania adalah penerima pengungsi terbesar dari warga Palestina dan Suriah,” ujar Kak Andy di Amman, Yordania, Jumat (26/1/2018).

Kwarnas Gerakan Pramuka telah mengutus Andalan Nasional Urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) Kak Eko Sulistio untuk melakukan misi kemanusiaan di Yordania. Kak Eko sudah berada di negara itu selama dua minggu. Ia dibantu Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (HPMI) di Yordania.

Menurut Kak Eko, ada lima persoalan penting yang dihadapi para pengungsi di Yordania. Pertama, terkait pemukiman yang tidak layak dan serba terbatas, kedua, kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yakni menstop donasi, atau bantuan untuk para pengungsi Palestina.

Duta Besar Indonesia untuk Yordania Kak Andy Rachmianto bersama Andalan Nasional Urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) Kak Eko Sulistio. (Foto: Dok. Humas Kwarnas)

Duta Besar Indonesia untuk Yordania Kak Andy Rachmianto bersama Andalan Nasional Urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) Kak Eko Sulistio. (Foto: Dok. Humas Kwarnas)

“Ketiga, lokasi perbatasan yang mendapat penjagaan ketat. Keempat, internal security-nya. Kelima, masalah air di daerahnya kering, sulit bagi para pengungsi mendapatkan air yang bersih,” terangnya.

Sebelumnya Kak Eko bersama HPMI telah mendistribusikan bantuan kepada para pengungsi Suriah yang berada di kamp-kamp di Kota Albayt, Provinsi Mafraq, Yordania. Ada 200 kepala keluarga yang mendapat bantuan dari Kwarnas Gerakan Pramuka.

Para pengungsi mendapatkan bantuan berupa satu ekor domba, 500 bungkus roti gandum, 50 paket sembako berupa beras, gula, teh, mi instan, kacang-kacangan, dan minyak goreng. Tak hanya sembako, para pengungsi juga mendapatkan keperluan bayi yaitu popok bayi, susu balita, biskuit, susu kotak, dan cokelat.

“Mendistribusikan bantuan kepada para pengungsi Suriah di negara yang sedang mengalami konflik memang tidak mudah. Tapi alhamdulillah berkat bantuan semua pihak termasuk KBRI di Yordania, bantuan bisa diberikan tepat sasaran,” ujar Kak Eko.

Kak Eko berada di Yordania sampai akhir Januari 2018 dalam rangka misi kemanusiaan Pramuka untuk Palestina dan Suriah dalam Program Musim Dingin 2018. Ia juga mendistribusikan bantuan kepada para pengungsi Palestina di penampungan-penampungan di Yordania. Pihaknya mempersilakan para donatur yang ingin menyumbangkan sebagian hartanya untuk para pengungsi di sana.

Ia menambahkan, suhu dingin yang terkadang mencapai 0° celsius juga kerap memengaruhi kinerja para relawan dalam mendistribusikan bantuan. Distribusi bantuan dipusatkan di daerah Al-Bayt, Provinsi Mafraq, Yordania. Jarak dari kamp pengungsian ini ke Suriah hanya sekitar 14 km atau sekitar 10 menit jika ditempuh dengan jalan kaki.

Sementara itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Kak Adhyaksa Dault mengapresiasi keberhasilan Kak Eko yang sudah berjuang memberikan, waktu, pikiran, dan tenaganya untuk membantu para pengungsi Palestina. Kerja-kerja sosial semacam ini, kata Kak Adhyaksa, selalu dilakukan oleh Pramuka baik di dalam negeri maupun luar negeri guna membantu sesama.

“Di Gerakan Pramuka, Kak Eko dikenal selalu turun untuk aksi lingkungan dan kemanusiaan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Doa saya untuk Kak Eko semoga misi kemanusiaan untuk Palestina bisa berjalan dengan lancar,” ucapnya. (HA/AK)

Tinggalkan Komentar