Share This Post

Penataan Organisasi dan SDM

Kwarnas Gerakan Pramuka Adakan Pleno II di Cibubur, Bahas Apa?

Kwarnas Gerakan Pramuka Adakan Pleno II di Cibubur, Bahas Apa?

JAKARTA – Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menggelar Pleno II di Gedung Sudirman, Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur pada Rabu, 20 Desember 2017. Pimpinan Kwarnas Gerakan Pramuka, Andalan Nasional dan beberapa staf hadir dalam kegiatan ini. Mereka membahas apa ya?

Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Organisasi dan Hukum, Kak Kodrat Pramudho menjelaskan, Pleno II ini untuk mengetahui seberapa jauh pembahasan masing-masing Kelompok Kerja (Pokja). Ada tujuh Pokja yang dibahas, yakni rencana strategis (renstra), arah kebijakan Gerakan Pramuka sampai tahun 2045, AD dan ART, laporan pertanggung jawaban, keuangan, aset, dan penilaian Kwartir Daerah (Kwarda) tergiat.

“Itu masing-masing sudah berjalan. Mereka menyampaikan hasil di Pokjanya masing-masing, dan ditanggapi oleh kelompok lain untuk menyempurnakannya,” ujar Kak Kodrat Pramudho usai Pleno II di lokasi, Rabu (20/12).

Selanjutnya, pada bulan Januari 2018, Kwarnas Gerakan Pramuka akan menggelar Pleno III. Hasil Pleno terakhir ini akan dibawa ke Rapat Pimpinan Kwarnas Gerakan Pramuka yang dipimpin Kak Adhyaksa Dault, untuk kemudian hasilnya akan dibahas di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka pada bulan Februari 2018 mendatang.

“Draft materi Munas yang dibahas pada Rakernas 2018 atau pra Munas akan menjadi materi Munas Gerakan Pramuka yang akan diselenggarakan pada bulan November 2018,” papar Kak Kodrat.

Ia mengatakan, setiap pembahasan Pokja terdapat masukan dari Pokja-Pokja yang lain. Ia mencontohkan, ada usulan agar masa bakti Dewan Kerja tidak lima tahun, tetapi dua tahun.

“Lima tahun kan terlalu lama. Perputarannya lambat. Karena pada praktiknya, pengurus Dewan Kerja itu tidak pernah sampai lima tahun, karena umurnya sudah lewat. Tapi ini masih dibahas dalam Pokja,” katanya.

Ia mencontohkan lagi, dalam Pokja jangka panjang juga dibahas bagaimana sosok Pramuka di tahun 2045. Gerakan Pramuka diharapkan menjadi wadah untuk menghasilkan kader pemimpin bangsa.

“Kita juga harus membuat Pramuka seperti apa. Rumusannya adalah Gerakan Pramuka menjadi wadah utama pembentukan kader pemimpin bangsa. Setiap lima tahunan, setiap masa bakti, arah kebijakan menjadi acuan jangka panjang kepengurusan Kwarnas hasil Munas yang berlangsung lima tahunan,” pungkasnya. (MSA/AK)

Desain: Tim Siber Pramuka

Tinggalkan Komentar