Share This Post

Rebranding Pramuka

Kwarnas Gerakan Pramuka Terima Audiensi DPP Hidayatullah, Apa yang Dibahas?

Kwarnas Gerakan Pramuka Terima Audiensi DPP Hidayatullah, Apa yang Dibahas?

JAKARTA – Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menerima audiensi Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah di Kantor Jalan Medan Merdeka Timur No. 6 Jakarta Pusat, Kamis sore (7/12). Apa saja yang dibahas?

Audiensi ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kak Rafli Effendy, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Organisasi dan Hukum (Orgakum) Kak Kodrat Pramudho, dan Wakil Ketua Kwarnas Bidang Perencanaan, Pengembangan dan Kerjasama (Rembangma) Kak Marbawi. Sedangkan dari DPP Hidayatullah diwakili Kak Muhammad Musafir, Kak Syarif, Kak Saihul, dan Kak Iwan R.

Foto: Dok. Humas Kwarnas

Foto: Dok. Humas Kwarnas

“Mereka lagi menjajaki untuk pembentukan Sako (Satuan Komunitas). Sako bisa dibentuk kalau ada Gudep, kalau belum ada tidak bisa dibentuk Sako. Mereka menyadari belum semua di sekolahnya. Nah, mereka akan membereskan itu, dan akan berkonsultasi dengan kita terus,” ujar Kak Kodrat Pramudho usai audiensi, Kamis sore (7/12).

Kak Kodrat mengatakan, pihaknya menyarankan agar Ormas Hidayatullah membentuk Gugus Depan nonsatuan pendidikan. Bukan juga di sekolah atau pesantren, karena keduanya masih termasuk satuan pendidikan.

Meski begitu, tegas dia, Gugus Depannya harus sejenis, seaspirasi, atau seprofesi. “Jadi, sebenarnya yang membentuk Sako adalah kumpulan Gudep yang sejenis. Misalnya, profesi kesehatan,” urainya.

Sementara itu, Biro Umum DPP Hidayatullah Kak Muhammad Musafir menegaskan, maksud kedatangan pihaknya ke kantor Kwarnas Gerakan Pramuka adalah ingin berkonsultasi dan meminta arahan mengenai pembentukan Satuan Komunitas (Sako) Hidayatullah. “Harapan untuk Sako itu masih perlu proses,” ucapnya.

“Tadi kita diberi pemahaman, meski tidak ada Sako, kegiatan kepramukaan tetap bisa dijalankan. Ini nanti akan dikoordinasikan dengan jaringan Hidayatullah, agar bagaimana nanti Pramuka ini tetap bisa berjalan, berkombinasi sesuai dengan undang-undang Pramuka,” pungkasnya. (MSA/AK)

Tinggalkan Komentar