Share This Post

Penataan Organisasi dan SDM

Launching Buku, Pramuka Banten Teruskan Tradisi Keilmuan Nawawi al-Bantani

Launching Buku, Pramuka Banten Teruskan Tradisi Keilmuan Nawawi al-Bantani

SERANG – Dewan Kerja Gerakan Pramuka Ranting Serang, Banten menggelar Latihan Gabungan dan Launching Buku di Gedung Kwarcab Kota Serang, Minggu (29/10). Acara yang digelar sejak pagi hingga sore hari ini diikuti 318 Pramuka dari berbagai sekolah di Banten, seperti Serang, Cilegon, Pandeglang, dan Tangerang. Dikemas dalam pelatihan menulis, acara ini digelar untuk meneruskan tradisi keilmuan Imam Nawawi al-Bantani, ulama kenamaan kelahiran abad 19 asal Banten.

Kak Agus Khudlori, pemateri dalam acara tersebut mengatakan, Imam Nawawi al-Bantani adalah salah satu kiblat keilmuan Islam di masa lalu. Bukan hanya di dalam negeri, karya-karya ulama asal Tanara, Banten itu bahkan menjadi rujukan di Timur Tengah.

“Beliau menulis sekitar 40 buku atau kitab, dan semuanya berbahasa Arab. Kitab-kitab karya beliau dikaji dan dipelajari di negara-negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Mesir, Yaman, dan lain-lain hingga sekarang,” ungkapnya.

Kak Agus menjelaskan, hingga saat ini belum ada penulis dan ulama sekaliber al-Bantani yang muncul dari Indonesia. Utuk itu, sebagai generasi muda Banten, dia meminta para Pramuka Banten untuk meneruskan tradisi keilmuan Imam Nawawi al-Bantani.

Dewan Kerja Gerakan Pramuka Ranting Serang, Banten menggelar Latihan Gabungan dan Launching Buku di Gedung Kwarcab Kota Serang, Minggu (29/10). | Foto: Dok. Humas Kwarnas

“Sampai sekarang belum ada ulama sekaligus penulis hebat seperti beliau. Melalui pelatihan ini, saya berharap muncul al-Bantani al-Bantani baru dari Banten,” ujar alumni Universitas al-Azhar, Mesir ini kepada peserta.

Kak Adam Dani Fauzan, Ketua Dewan Kerja Ranting (DKR) Gerakan Pramuka Serang mengungkapkan, antusiasme dan semangat anggota Pramuka di Banten untuk mengikuti kegiatan luar biasa besar. Hal itu terbukti dari peserta yang hadir melebihi target. Karenanya, semangat ini perlu diarahkan kepada hal-hal yang lebih positif dan berguna, seperti pelatihan menulis kali ini.

“Target kami hanya 200 orang, ternyata yang hadir 318. Kami bersyukur, karena anak-anak muda Banten ini masih punya semangat untuk membaca dan menulis. Selama mengikuti pelatihan, mereka sangat antusias bertanya kepada pemateri tentang dunia penulisan dan literasi,” ungkap Kak Adam.

Kak Fauzia, salah satu peserta asal Serang mengungkapkan, pelatihan seperti ini sangat bermanfaat untuk generasi muda, khususnya Pramuka. Pasalnya, kata dia, saat ini minat baca dan tulis anak muda sangat menurun. Salah satunya karena kecanduan gadget.

“Sangat bermanfaat. Saya juga jadi lebih tahu, oh ternyata orang asli Banten yaitu Imam Nawawi karyanya sudah mendunia. Saya jadi termotivasi, setidaknya bisa punya karya tulis sendiri. Tidak hanya pandai pegang gadget saja,” ungkapnya.

Selain Launching Buku berjudul “Home” karya karya DKR Serang, acara itu juga diisi bedah buku karya wakil ketua DKR Serang, Kak Ifat Fatmawati berjudul “Dermaga Penantian”. (AK)

Tinggalkan Komentar