Share This Post

Rebranding Pramuka

Mantan Putri Indonesia: Saya Bisa Begini karena Pramuka

Mantan Putri Indonesia: Saya Bisa Begini karena Pramuka

BALIKPAPAN – Jangan anggap Pramuka putri hanya pintar berkemah dan bermain di lapangan, tanpa peduli hal-hal yang menyangkut dirinya sebagai seorang wanita. Lebih dari itu, Pramuka putri juga harus peduli dan mengetahui banyak hal tentang dunia kecantikan atau fashion.

Hal itu disampaikan oleh mantan Putri Indonesia, Kak Anindya Kusuma Putri di hadapan para peserta Perkemahan Putri Tingkat Nasional (Perkempinas) III, di Pantai Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (21/11). Ia mengatakan, dengan peduli terhadap kecantikan, dan fashion Pramuka juga bisa menjadi Putri Indonesia.

“Saya dulu juga aktif di Pramuka. Pernah ikut lomba, senang kemah, kemping, tapi bukan berarti Pramuka putri itu tidak peduli tentang dunia kecantikan. Tampil cantik dan anggun juga harus dimiliki oleh setiap Pramuka putri Indonesia, saya belajar itu, dan bisa membuktikan bahwa Pramuka juga bisa jadi Putri Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, dunia kecantikan adalah bagian terpenting dari seorang wanita. Pendidikan kepramukaan menjadi salah satu sarana mencapai tujuan itu. Semua nilai pendidikan di Pramuka itu, kata dia, melengkapi kecantikan seorang wanita.

“Karena wanita cantik bukan hanya sekadar tampak secara fisik, tapi juga harus pintar, berbudi, dan berkarakter atau orang menyebutnya inner beauty, kecantikan dalam. Itu semua juga saya dapatkan di Pramuka,” tuturnya.

Kak Aulia Trihandani, peserta dari Kontingen Kalimantan Timur mengatakan, banyak hal yang ia dapatkan dari apa yang disampaikan Anindya. Menurutnya sebagai wanita, kecantikan memang perlu diperhatikan oleh anak-anak Pramuka, karena itu mencerminkan gaya hidup yang bersih.

“Di Pramuka yang saya rasakan lebih banyak dominan adalah kecantikan dalam, melalui pendidikan karakternya. Padahal kalau kata kak Anindya keduanya sama-sama penting,” jelasnya.

Perkempinas diikuti 1.550 Pramuka Penegak dan Pandega putri (usia 17-24 tahun) dari 34 Provinsi di Indonesia. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Kak Adhyaksa Dault di Lapangan Utama, Bumi Perkemahan Pantai Manggar Balikpapan, Minggu (19/11).

Kegiatan ini juga dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kak Yohana Yembise, Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Putri Indonesia 2015 Anindya Kusuma Putri, tokoh masyarakat lainnya. (HA/AK)

Tinggalkan Komentar