Share This Post

Pramuka Peduli

Pramuka Bantu Evakuasi Ratusan Jenazah Korban Gempa Palu

Pramuka Bantu Evakuasi Ratusan Jenazah Korban Gempa Palu

PALU – Satgas Pramuka Peduli sudah terlibat dalam penanganan bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah sejak awal. Bahkan Pramuka bersama Basarnas dan TNI ikut melakukan evakuasi ratusan korban yang mati tertimbun reruntuhan bangunan.

Demikian dikatakan Kak Eko Sulistio Pramuka Peduli dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Pihaknya sudah mendapat instruksi dari Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) Muhammad Herindra.

“Sejauh ini pergerakan kita fokus di tanggap bencana dan melakukan beberapa koordinasi dan ditempatkan bersama DVI untuk mengumpulkan jenazah sampai menguburkan,” ujar Kak Eko di Palu, Kamis (4/10/2018).

Pramuka juga berhasil mengevakuasi tiga altet paralayang salah satunya, Franky kowaas. Jenazah Franky sudah diambil oleh ketua asosiasi atlit paralayang indoensia. Tim Pramuka Peduli masih terus bergerak untuk mengevakuasi korban lain yang belum ditemukan.

“Di hari pertama 2 Oktober kita mengurus 224 jenazah hari kedua rabu 3 Oktober ada 80 jenazah. Termasuk altet paralayang,” jelasnya.

Adapun lokasinya, untuk pengumpulan jenazah ditempatkan di Rumah Sakit Bhayangkara sebelah Polda Sulawesi Tengah, sebagian yang sudah teridenfikasi diambil keluarga sisahnya langsung dimakamkan di Poboya. “Kita ngurus pemakaman setiap hari dari pagi sampai jam 8 malam,” jelasnya.

Di saat yang sama kata dia,  masyarakat banyak yang kelaparan kekurangan logistik. Karena ekonomi mati tidak ada masyarakat yang berjualan makanan. Kak Eko pun berharap masyarakat Indonesia bisa bahu membahu membantu agar bisa meringankan penderitaan yang dialami masyarakat di Palu dan Donggala.

Dalam menjalankan aksinya Kak Eko dibantu oleh Pramuka Peduli di sejumlah daerah, seperti Ubaloka Jawa Tengah, Pramuka Sukabumi, Pramuka Kabupaten Bekasi, dan dari Jakarta. (HA)

Tinggalkan Komentar