Share This Post

Informasi & Teknologi / Penataan Organisasi dan SDM

Ramai, Jamboree on The Internet Dipenuhi Peserta

Ramai, Jamboree on The Internet Dipenuhi Peserta

 

Pelaksanaan Jamboree on The Internet (JOTI) khususnya di platform https://webchat.scoutlink.net/ hari ini begitu ramai. Tercatat oleh Operator Channel mencapai 33 channel #Indonesian dan setiap channelnya terdapat +- 80 user (Peserta). Artinya terdapat 2.640-an Pramuka Indonesia yang menggunakan platform tersebut. Tentu ini belum terhitung dengan peserta yang menggunakan platform lain seperti TeamSpeak, Joti.tv, Skype dll.

Berdasarkan pengamatan penulis, JOTI tahun ini tak ubahnya seperti tahun-tahun sebelumnya. Banyak sekali user yang belum mengetahui adanya peraturan-peraturan saat berkomunikasi melalui platform https://webchat.scoutlink.net/. Padahal, Operator maupun Volunteer telah berulang kali mengingatkan sejumlah peraturan yang bisa dibaca di www.scoutlink.net/rules. Beberapa peraturan yang sering diingatkan oleh Operator/Volunteer diantaranya mengenai tidak dianjurkannya melakukan personal chat (PC) atau direct messages (DM). Baca juga https://pramukapos.com/bambangbudip/8-alasan-private-chat-tidak-disarankan-kamu-gunakan-selama-ber-joti.html

Kemudian tidakĀ  diperkenankanya berbagi kontak pribadi seperti nomor ponsel, akun lini masa, alamat rumah, bahkan melakukan iddle atau berdiam diri mengamati jalannya percakapan channel. Tentu ini bukan tanpa alasan dan pasti ada jawabannya ketika kita meminta penjelasan kepada Operator. User-user di platform tersebut, cenderung tidak mengindahkan pemberitahuan yang diberikan oleh masing-masing Operator/Volunteer.

Dan yang terakhir sebagai penutup, tidak sedikit yang bertanya-tanya mengenai Jamboree Puzzle ID (JID). JID ini apabila menilik di https://jotajoti.info/ merupakan kode wilayah yang dibagikan saat sebuah kelompok biasanya stasiun penyelenggara Jota-Joti, mendaftarkan diri melalui website tersebut. Lewat JID ini kita bisa mengetahui user dari wilayah mana saja yang telah kita ajak berkomunikasi. Dan JID ini pun tidak diperuntukan bagi perorangan. Bagaimanapun kami tetap sabar menunggu keterlibatan pihak Kwartir Nasional dalam hal ini melalui Dewan Kerja Nasional untuk sesegera mungkin menyapa adik-adik kita. Ada kebanggaan rasanya bisa berdiskusi dengan mereka.

Tinggalkan Komentar