Share This Post

Penataan Organisasi dan SDM

Minim Anggaran, Pramuka Cianjur Survive dengan Wirausaha Kopi

Minim Anggaran, Pramuka Cianjur Survive dengan Wirausaha Kopi

CIANJUR – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Cianjur mengembangkan wirausaha kopi agar bisa survive di tengah anggaran yang minim. Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Gerakan Pramuka Cianjur, Kak Dedeh Fahriah mengatakan, sejak awal Oktober 2017, DKC Cianjur mulai menjalin kerjasama usaha dengan produsen kopi lokal yang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

“Kami mengembangkan wirausaha kopi ini untuk menambah pemasukan agar bisa menutupi biaya kegiatan Pramuka sekaligus untuk melatih kemampuan wirausaha anggota Pramuka dan menstimulasi seluruh Dewan Kerja Ranting Pramuka di kabupaten Cianjur agar bisa berwirausaha,” ujar Kak Dedeh.

Kak Dedeh menjelaskan, DKC Gerakan Pramuka Cianjur akan melakukan wirausaha ini sampai batas waktu yang belum ditentukan. Harapannya, kegiatan wirausaha ini terus berlanjut dan berkembang agar bisa membantu setiap kegiatan yang dilaksanakan dari sisi anggaran.

Produk kopi yang dipasarkan adalah jenis Robusta yang ditanam langsung oleh produsen di kawasan Situs Megalitikum Gunung Padang, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Produk dengan nama “Kopi Si Abah” ini tidak hanya dijadikan sumber pemasukan, tetapi juga dipromosikan kepada masyarakat sebagai produk lokal khas Cianjur.

“Mudah-mudahan dengan wirausaha kopi ini bukan hanya Pramuka Cianjur yang terbantu dari sisi ekonomi, tapi juga masyarakat yang bertindak sebagai produsen. Selain itu, dengan strategi pemasaran yang kita lakukan di media sosial, mudah-mudahan bisa mempromosikan produk lokal tersebut kepada masyarakat,” harapnya. (RA/AK)

Tinggalkan Komentar