Share This Post

Penataan Organisasi dan SDM / Rebranding Pramuka

Gerakan Pramuka OKU Timur Lakukan Estafet Tunas Kelapa

Gerakan Pramuka OKU Timur Lakukan Estafet Tunas Kelapa
OKU TIMUR – Gerakan pramuka se-Kabupaten OKU Timur melakukan kegiatan serah terima Estafet Tunas Kelapa (ETK). Kegiatan ETK dimulai dari Kwarran Kecamatan Jayapura menuju Kwarran Kecamatan Martapura serta dilanjutkan kepada Kwarran lainnya sampai pada tempat titik terakhir yaitu di Bumi perkemahan Kecamatan Belitang II. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-90 serta memeriahkan rangkaian HUT pramuka ke-57.
Saat tiba di Kwarran Martapura, ETK diserahkan langsung oleh Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Jayapura Sugiyarto, SE, MM dan diterima langsung Mabiran Martapura H Faisal, S.Km. Kegiatan dilaksanakan di halaman komplek terpadu yayasan pembangunan Almukminun, Desa Tumi Jaya, Kecamatan Jayapura, Selasa (23/10/2018).
Menurut Kamabiran Kecamatan Jayapura yang juga selaku Camat Jayapura Sugiyarto, SE, MM saat dibincangi wartawan mengatakan, kegiatan serah terima ETK tersebut dilakukan dari desa kedesa yang dimulai dari Desa Way Salak, Desa Condong, Desa Jayapura, dan Desa Tumi Jaya hingga serah terima dengan perbatasan wilayah Kecamatan Jayapura dan Kecamatan Martapura.
“Dengan memakai berbagai pakaian baik pakaian pramuka, pakaian adat dan kreasi semua anggota pramuka sangat antusias mengikuti kegiatan ETK ini. Dimana sejak pagi hari sekitar Pukul 08.00 WIB anggota pramuka berjalan membawa perlengkapan tetap semangat hingga tiba diperbatasan Kecamatan Martapura dan langsung diserahkan ke Kamabiran Kecamatan Martapura,” katanya.
Sebelum Kwarran Martapura melanjutkan perjalanan, Sugiyarto juga membacakan pesan dan kesan dari Kamabicab Pramuka OKU Timur HM Kholid MD diantaranya jadikan pramuka sebagai alat perekat NKRI. Serta, ETK ini jadikan sebagai tonggak sejarah bagi bangkitnya gerakan pramuka di OKU Timur.
“Selamat bertugas kepada semua anggota pramuka untuk membawa dan mengawal Tunas Kelapa agar tetap diberikan kekuatan kepada semua pasukan. Serta, jadikan ETK ini sebagai tonggak sejarah bagi bangkitnya gerakan pramuka di OKU Timur,” pungkasnya.
Sementara, Kamabiran Kecamatan Martapura Faisal S.Km menambahkan, usai menerima ETK pihaknya akan langsung menjalan tugas hingga ketitik selanjutnya seperti yang dilakukan sebelumnya. “Semoga semua pasukan tetap semangat dalam membawa ETK hingga ketitik selanjutnya,” tegasnya.
Sedangkan ditempat terpisah, Kakwarcab Pramuka OKU Timur Wakimin S.Pd, MM menambahkan, kegiatan ini menjelaskan bahwa tugas pokok Gerakan Pramuka adalah menyelenggarakan pendidikan non formal bagi anak-anak dan pemuda Indonesia guna menjadi generasi yang berkualitas, yang sanggup bertanggungjawab. Momentum kegiatan Estafet Tunas Kelapa, Hari Pramuka ke-57 adalah saat yang tepat untuk menanamkan jiwa patriot, sikap sukarela, bersahaja dan bertanggungjawab kepada negara bagi generasi muda Indonesia.
“Estafet Tunas Kelapa ( ETK ) sebagai ciri khas kegiatan Kwartir sebagai kegiatan tradisi setiap tahun yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan sebagai alat untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka yaitu membentuk manusia berkarakter, berkepribadian, berwatak dan berbudi luhur sebagai warga negara Republik Indonesia yang berjiwa Pancasila,” jelasnya.
Lalu lanjut kata Wakimin, hal lain yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah memasyarakatkan Gerakan Pramuka, karena pada dasarnya Pramuka dan masyarakat merupakan bagian yang tak terpisahkan. Kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) ini berdayaguna untuk mendidik sifat–sifat keteladanan, membina mental, menempa fisik dan menumbuhkan semangat pantang menyerah bagi generasi muda ikut mengisi pembangunan nasional.
“Dengan kegiatan ini diharapkan peserta Estafet Tunas Kelapa (ETK) dapat mengimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Utamanya dalam membudayakan dan menegakkan sikap berbuat kebaikan, menentang penggunaan narkoba, menentang tindak kekerasan dan mengembangkan nilai–nilai persaudaraan dan kasih sayang yang melambangkan persatuan dan kesatuan secara utuh dan menyeluruh anak muda dan orang dewasa menuju cita-cita kejayaan indonesia. Keberhasilan penyelenggaraan ini tidak hanya tergantung dari Kwartir Cabang, melainkan kerjasama dan peran aktif Majelis Pembimbing, Kwartir Ranting, Gugusdepan dan masyarakat pada umumnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar